Buka konten ini

CARACAS (BP) – Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Venezuela meningkat seiring penumpukan besar-besaran kapal angkatan laut AS di Karibia Selatan dan perairan sekitarnya. AS beralasan tujuannya untuk mengatasi ancaman dari kartel narkoba Amerika Latin dengan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, merupakan salah satu sasaran Negara Paman Sam.
Seperti dilansir Associated Press, Presiden AS, Donald Trump, telah menjadikan pemberantasan kartel narkoba sebagai tujuan utama pemerintahannya. Itu sekaligus bagian dari upaya yang lebih luas untuk membatasi migrasi dan mengamankan perbatasan selatan AS.
Seorang pejabat AS, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan bahwa tujuh kapal perang plus satu kapal selam serang cepat bertenaga nuklir akan ditempatkan di Karibia Selatan dan perairan sekitarnya dalam beberapa hari ke depan.
Venezuela pun mengeluh kepada Sekjen PBB Antonio Guterres tentang peningkatan kekuatan angkatan laut AS dan menuduh Washington telah melanggar Piagam PBB. “Ini adalah operasi propaganda besar-besaran untuk membenarkan apa yang para ahli sebut sebagai aksi kinetik. Yang berarti intervensi militer di negara yang berdaulat dan merdeka serta tidak mengancam siapapun,” kata Duta Besar Venezuela untuk PBB, Samuel Moncada, kepada Reuters. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO