Buka konten ini

Anambas (BP) – Warga Kepulauan Anambas yang biasa menggunakan jasa Wings Air untuk rute Letung-Batam harus bersiap menghadapi berkurangnya pilihan penerbangan. Mulai September, maskapai milik Rusdi Kirana itu hanya akan terbang sekali dalam sepekan.
Padahal sebelumnya, Wings Air melayani hingga empat kali penerbangan setiap minggu. Namun karena sepinya penumpang dan kerugian manajemen, jadwal tersebut dipangkas drastis.
Kepala Bandara Letung, Denny Armanto, membenarkan kabar tersebut meski surat resmi dari pihak maskapai belum diterima.
“Informasinya memang begitu (jadwal berkurang). Tapi kami masih menunggu surat resmi,” ujarnya, Kamis (28/8).
Denny menegaskan, pihak bandara tidak memiliki kewenangan mencampuri keputusan maskapai. Bandara hanya sebatas memfasilitasi layanan penerbangan.
“Untuk harga tiket Wings Air saat ini masih berkisar Rp1,6 juta hingga Rp1,8 juta. Belum ada kenaikan, masih relatif normal,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan, pengurangan jadwal ini bisa menyulitkan warga yang ingin bepergian, apalagi memasuki September kondisi cuaca di wilayah Anambas mulai ekstrem.
“Ini hanya berlaku untuk Wings Air saja. Kalau Susi Air masih normal dan bahkan penuh hingga Desember nanti,” tambahnya.
Salah satu warga, Juntak, menyayangkan kebijakan Wings Air. Menurutnya, langkah itu bisa membuat Anambas semakin sulit akses transportasi.
“Kalau sampai tinggal sekali seminggu, kita susah transportasi. Susah sekali,” keluhnya.
Juntak pun meminta pemerintah daerah turun tangan mencarikan solusi.
“Pemda bisa membujuk Wings Air agar tidak hanya sekali seminggu terbang. Atau paling tidak, tambah jadwal kapal feri reguler ke Tanjungpinang dan Batam. Jangan sampai kita terisolasi,’’ ujarnya. (***)
Reporter : IHSAN IMADUDDIN
Editor : GALIH ADI SAPUTRO