Buka konten ini

MADRID (BP) – Selain Manchester United di Premier League, Atletico Madrid juga hanya meraih satu poin dari dua laga awal di LALIGA alias masih nirmenang. Kalah 1-2 melawan tuan rumah RCD Espanyol (18/8) dan ditahan seri 1-1 oleh Elche CF di kandang sendiri, Riyadh Air Metropolitano (24/8).
”Kami sangat marah dengan hasil dari dua penampilan awal musim ini. Satu poin tidak cukup,” kata kiper Atletico Jan Oblak di laman resmi klub.
”Kami baru memainkan dua pertandingan.Dengan banyak pemain baru, kami harus berusaha terus bekerja keras. Kemenangan pasti akan datang,” sahut bek tengah Robin Le Normand kepada Mundo Deportivo.
Masuknya pemain baru seperti ucapan Le Normand memang alasan performa Atletico masih tersendat. Ada lima rekrutan baru yang diintegrasikan entrenador Atletico Diego Simeone dalam starting XI dalam dua jornada awal. Antara lain bek tengah David Hancko, bek kiri Matteo Ruggeri, gelandang Johnny Cardoso dan Alex Baena, dan winger kiri Thiago Almada.
Seperti analisis Marca, kecuali Almada, empat pemain lainnya masih belum nyetel dengan skema main Cholo – julukan Diego Simeone. Hancko dan Ruggeri masih beradaptasi dengan Le Normand dan bek kanan Marcos Llorente sebagai kuartet pertahanan khas Atletico yang tanpa kompromi. Cardoso juga bukan tipikal seperti Rodrigo De Paul (kini Inter Miami CF) yang advance alias cenderung bertahan. Sementara Baena belum optimal karena terkendala cedera.
”Jika kami melihat kembali semua peluang mencetak gol dalam pertandingan, ada beberapa peluang penting, dengan beberapa situasi yang seharusnya diselesaikan,” kata Simeone menyoroti kurang klinisnya para pemain Atletico kepada EFE.
Dalam dua laga, Atletico telah melepaskan 28 tembakan dan hanya menghasilkan dua gol. Sebaliknya, pertahanan Los Colchoneros menerima 15 kali tembakan, tetapi kebobolan tiga gol. ”Aku tidak tahu apakah ini karena starting XI yang berbeda. Aku telah berada di sini selama 14 tahun. Jadi, aku percaya akan me-nemukannya (starting XI terbaik, red),” beber Simeone. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG