Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Fahmi Bachmid selaku kuasa hukum Andre Taulany meminta anak-anak kliennya tidak ikut campur ke dalam permasalahan orang tuanya.
Pernyataan tersebut kembali diungkap setelah Rien Wartia Trigina atau Erin melakukan gugatan balik melalui gugatan rekonvensi.
Dalam gugatan balik tersebut, Erin setuju bercerai dengan Andre Taulany namun meminta harta dalam jumlah besar. Mulai dari mobil, rumah, tanah, saham, asuransi, hingga rekening bank. Aset-aset tersebut ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah.
”Makanya saya bilang, anak-anak minggir semua jangan ikut-ikutan. Mereka tidak tahu ibunya melakukan gugatan balik meminta harta (dalam jumlah besar),” kata Fahmi Bachmid.
Dia menambahkan, anak-anak harus menghormati kedua orang tua. Salah satu caranya adalah dengan tidak terlibat ke dalam konflik orang tuanya.
”Tolong hormati ayahmu sebagai kepala rumah tangga, sebagai ayah. Minggir semua jangan masuk di dalam konflik seperti ini,” pinta Fahmi Bachmid.
Pihak Andre Taulany mengaku siap menghadapi gugatan balik Erin dengan saling adu argumentasi hukum di pengadilan. Pihak Andre merasa gugatan balik Erin yang meminta banyak harta terkesan kurang masuk akal.
”Kita akan hadapi, tidak ada tindakan harus begini begitu. Ini kan bukan perlombaaan,” kata Fahmi.
Menurut Fahmi, Andre Taulany menyerahkan sepenuhnya permasalahan rumah tangga bersama Erin kepada dirinya. Dengan demikian, dia pun punya kuasa penuh untuk memperjuangkan hak-hak Andre di pengadilan.
Andre Taulany mendaftarkan cerai talak terhadap istrinya, Rien Wartia Trigina atau Erin, ke Pengadilan Agama Tigaraksa pada tanggal 9 April 2025. Pendaftaran cerai ini adalah yang kedua kalinya setelah sebelumnya gugatan Andre ditolak pengadilan.
Andre Taulany dan Rien Wartia Trigina menikah pada 17 Desember 2005. Dari pernikahan ini, mereka memiliki 3 orang anak masing-masing bernama Ardio Raihansyah Taulany, Arkenzy Salmansyah Taulany dan Arlova Carissa Taulany.(***)
Reporter : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY