Buka konten ini

LINGGA (BP) – Plt Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi UMKM (Disperindagkop UMKM) Kabupaten Lingga, Febrizal Taufik, menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas Aparat Penegak Hukum (APH) dalam menyelidiki temuan 22 dus minuman kaleng beralkohol merek Beer yang diduga dibawa mobil pikap pengangkut sembako. Mobil tersebut sebelumnya terguling di ramp door Pelabuhan Roro Jagoh.
Awalnya, tim Polairud Polres Lingga yang turun ke lokasi kejadian tidak menemukan barang bukti. Namun, penyelidikan tidak berhenti sampai di situ. Setelah dilakukan penyisiran lebih lanjut, hari Jumat (22/8), tim Gakum Polairud berhasil menemukan puluhan dus minuman kaleng itu di rumah pemilik mobil pikap. Seluruh barang bukti kini diamankan di Mako Polres Lingga untuk kepentingan penyelidikan lanjutan.
Febrizal mengapresiasi kerja cepat aparat yang berhasil menemukan barang bukti tersebut. Ia menegaskan agar proses hukum terhadap oknum yang menyalahgunakan izin distribusi tetap berjalan.
“Saya sangat mengapresiasi kinerja APH. Namun, saya juga meminta agar proses hukum terhadap oknum yang membawa barang itu tetap dilanjutkan. Hal ini penting supaya kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujarnya, Minggu (24/8).
Menurut Febrizal, kasus ini menjadi pelajaran penting karena izin distribusi sembako yang seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat malah disalahgunakan untuk mengangkut minuman beralkohol.
“Saya akan bertindak tegas. Jika ke depan ditemukan lagi kasus serupa, saya tidak akan mengeluarkan rekomendasi bagi pihak yang terbukti menyalahgunakan kewenangan,” tegasnya.
Disperindagkop UMKM, lanjut Febrizal, hanya akan memberikan rekomendasi kepada pihak yang benar-benar murni mendistribusikan pasokan bahan pokok untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat. Ia menekankan, insiden seperti ini berpotensi menghambat kelancaran distribusi sembako di Kabupaten Lingga.
“Distribusi bahan pokok adalah urusan vital masyarakat. Jangan sampai tercoreng atau terhambat karena ulah oknum yang memanfaatkan izin untuk kepentingan lain,” pungkasnya. (*)
Reporter : VATAWARI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO