TANJUNGPINANG (BP) – Gerak Jalan 17 Kilometer dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan ke-80 RI di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau diwarnai kericuhan, Sabtu (23/8). Kericuhan ini melibatkan dua tim peserta.
Kericuhan ini terjadi di Jalan MT Haryono, Kilometer 3, tepatnya di depan kantor PDAM Tirta Kepri. Kedua tim diduga bersenggolan, hingga berujung aksi saling dorong.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Tanjungpinang, Ruli, mengatakan, kericuhan ini disebakan salah satu barisan tim bernama Romusha, berlari dan menyenggol tim lainnya.
”Saat ini telah ditangani sama panitia dan kepolisian. Informasinya itu tim Romusha, tapi satu lagi belum tahu siapa,” kata Ruli.
Ia menegaskan, Dispora Tanjungpinang akan melakukan investigasi dan akan mendiskualifikasi tim Romusha di semua ajang gerak jalan. Sebab, tim Romusha seringkali terlibat dalam kerusuhan gerak jalan di Tanjungpinang.
”Jika mereka ikut gerak jalan 45 km, kami akan diskualifikasi juga.
Buat rusuh aja. Tapi kami lihat penyebabnya seperti apa,” tegasnya.
Sementara tim lainnya yang terlibat kericuhan, akan dilakukan pengecekan sebelum diberikan sanksi.
”Yang baju kuning (tim lain) itu tim dari potong lembu,” pungkasnya. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : Alfian Lumban Gaol