





Dinamika Kota Batam dalam sepekan terakhir diwarnai oleh berbagai peristiwa penting, mulai dari pengerjaan infrastruktur, pengungkapan kasus tindak pidana satwa dilindungi, hingga kecelakaan lalu lintas.
Sejumlah alat berat dikerahkan untuk proyek pelebaran Jalan Raja Isa, Batam Center, Kamis (21/8). Pekerjaan ini dilakukan untuk mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di ruas jalan tersebut.
Sementara itu, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri mengungkap praktik perdagangan ilegal satwa yang dikeringkan di sebuah ruko di Kompleks Salmon Golden City, Bengkong. Dari lokasi itu, petugas menyita 72 karung kulit ikan pari kikir kering seberat 2,1 ton, 867 kilogram serangga tonggeret, serta ribuan kelabang kering.
Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Anom Wibowo, menyebut Batam kembali dijadikan transit perdagangan satwa ke negara Asia. Polisi masih mengembangkan kasus ini dan memeriksa seorang saksi bernama Mahmud yang berperan sebagai pengepul.
Di tengah upaya pemerintah mendukung UMKM, sejumlah pedagang makanan dan minuman meramaikan kawasan Welcome to Batam. Program pinjaman modal tanpa bunga yang diluncurkan Pemko Batam diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan usaha kecil menengah di kota ini.
Kasus kriminal juga terjadi. Polresta Barelang menangkap tersangka pencurian dengan kekerasan yang disertai pemerkosaan. Ekspos kasus dilakukan oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andreastian, Selasa (19/8).
Persoalan kebersihan masih menjadi pekerjaan rumah. Tumpukan sampah terlihat di tepi Jalan Laksamana Bintan, Batam Center, Jumat (22/8). Meski pemerintah sudah mengimbau agar tidak membuang sampah sembarangan, sebagian warga masih melanggar aturan tersebut.
Di bidang kesehatan, program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) tengah berlangsung. Anak kelas 1 SD mendapat vaksin campak rubella, sementara siswi kelas 5 mendapat vaksin HPV untuk mencegah kanker serviks. Penanggung jawab program imunisasi Puskesmas Botania, Richa Hayati Purba, menegaskan vaksinasi aman dan penting untuk melindungi anak dari penyakit berbahaya. Hingga 20 Agustus, cakupan imunisasi campak rubella di wilayahnya baru mencapai 60 persen, sedangkan HPV sekitar 50 persen.
Insiden kecelakaan juga terjadi di kawasan Tanjung Riau, Sekupang, Kamis (21/8). Sejumlah kendaraan terjatuh akibat jalan licin diduga karena solar tercecer. Warga setempat berinisiatif menaburkan pasir untuk mengurangi risiko, namun pengendara tetap diminta berhati-hati saat melintas. (***)
Reporter : TIM BATAM POS / Editor : ANDRIANI SUSILAWATI