Buka konten ini

BATAM (BP) – Parfum bukan hanya sekadar benda beraroma wangi, melainkan juga media mengekspresikan kepribadian dan suasana hati seseorang. Parfum menjadi bagian penting dari gaya hidup modern, karena aroma yang dipilih bisa memberikan kesan pertama yang mendalam bagi orang lain.
Pemilihan parfum tidak hanya didasarkan pada aroma, tetapi juga berapa lama wangi tersebut bisa tahan. Komposisi bahan pada sebuah produk parfum sangat menentukan.
Jika komposisi bahan didominasi minyak esensial, wangi yang dihasilkan akan lebih kuat dan konsisten. Sebaliknya, jika kandungan alkohol atau bahan campuran yang lebih banyak, wangi parfum tidak akan bertahan lama.
Berikut definisi jenis parfum yang beredar di pasaran, informasi ini dilansir dari situs Kahf.
1. Eau de Perfume (EDP)
Jenis parfum ini memiliki konsentrasi minyak esensial yang paling tinggi dengan kisaran 15-20 persen sehingga wanginya akan bertahan lebih lama. Jika disemprotkan ke kulit dapat bertahan 10 jam, untuk di pakaian atau permukaan lainnya akan bertahan 16 jam. Sifat dari jenis ini adalah kuat, mudah dikenali dan awet.
2. Eau de Toilette (EDT)
EDT memiliki kandungan minyak esensial yang lebih sedikit daripada EDP yaitu sekitar 5-15 persen, dengan demikian wangi yang dihasilkan tidak sekonsisten EDP.
Jenis ini memiliki karakter yang lembut dan tidak menyengat, sehingga cocok untuk pemakaian sehari-hari. Pemakaian di kulit akan bertahan 5 jam, sedangkan jika di pakaian akan bertahan 10 jam.
Dikutip dari Halodoc, kata Toilette dalam kalimat ini merujuk pada proses mencuci atau berpakaian. Secara singkat, ini juga bermakna meningkatkan penampilan seseorang untuk acara khusus.
3. Eau de Cologne (EDC)
Jenis ini merupakan parfum yang paling ringan aromanya. Dikutip dari Gatsby, EDC biasanya hanya mengandung 2-5 persen minyak esensial, sehingga wanginya lebih ringan dan tidak bertahan lama.
Penggunaan pada kulit hanya bertahan 2 sampai 4 jam, karena banyak bahan campuran di dalamnya. Namun, sifat ini justru disukai beberapa orang karena aromanya lebih nyaman di hidung. (***)
Reporter : JP Group
Editor : RATNA IRTATIK