Buka konten ini

BATAM KOTA (BP) – Program pinjaman dengan subsidi bunga 0 persen hasil kerja sama Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Bank Tabungan Negara (BTN), mulai dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha mikro. Hingga akhir Juli 2025, sebanyak sembilan UMKM di Batam telah dinyatakan lolos verifikasi dan mengakses fasilitas pinjaman ini.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam, Salim, mengatakan, jumlah pendaftar program subsidi bunga terus meningkat. Jika pada Juni 2025 tercatat 575 UMKM mendaftar, maka pada Juli naik menjadi 653 UMKM.
“Dari jumlah itu, sembilan sudah dinyatakan lolos dan mendapatkan pinjaman. Artinya, program ini diminati dan bisa menjadi solusi permodalan bagi UMKM,” ujar Salim, Kamis (21/8).
Program subsidi bunga 0 persen memungkinkan pelaku usaha memperoleh pinjaman hingga Rp20 juta dengan tenor maksimal dua tahun tanpa beban bunga.
Persyaratannya relatif mudah, yaitu memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan klasifikasi usaha mikro, KTP Batam, serta tidak berstatus ASN, TNI, Polri, maupun karyawan BUMN/BUMD.
Menurut Salim, sektor kuliner dan jasa menjadi yang paling banyak memanfaatkan program ini. “Dua sektor ini memang paling dominan. Harapannya, dengan adanya pinjaman murah tanpa bunga, mereka bisa mengembangkan usaha lebih cepat,” ujarnya.
Pemko Batam terus mendorong pelaku UMKM untuk melengkapi dokumen persyaratan agar bisa memanfaatkan program ini.
“Kalau administrasi terpenuhi, prosesnya lebih mudah. Kami ingin lebih banyak UMKM yang merasakan manfaat subsidi nol persen ini,” tegas Salim.
Dengan program ini, pemerintah berharap semakin banyak UMKM lokal mampu memperkuat daya saing usaha sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Batam. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : RATNA IRTATIK