Buka konten ini

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pelajar di Kabupaten Bintan belum dapat dilaksanakan secara merata akibat gangguan aplikasi. Saat ini, program yang dimulai pada 17 Juli 2025 baru terlaksana di Tanjunguban dan hanya menyasar pelajar sekolah dasar.
Kepala Dinas Kesehatan Bintan, Retno Riswati, menjelaskan bahwa aplikasi untuk program tersebut sedang dalam perawatan dan diperkirakan baru dapat digunakan kembali bulan ini. Aplikasinya sedang maintenance, kami harap dapat digunakan kembali dalam waktu dekat,’’ ujar Retno, Senin (18/8).
Meski terbatas, pemeriksaan kesehatan pada pelajar sekolah dasar di Tanjunguban mengungkapkan beberapa masalah kesehatan, seperti penumpukan kotoran telinga (serumen) yang tebal dan karies gigi akibat kebersihan mulut yang kurang terjaga.
”Beberapa anak ditemukan memiliki kotoran telinga yang cukup tebal, dan masalah karies gigi akibat kebiasaan mengikat gigi yang tidak terjaga,” tambah Retno.
Program ini mencakup pemeriksaan umum, seperti mata, gigi, telinga, dan kuku, sementara pelajar SMP dan SMA nantinya akan mendapatkan pemeriksaan tambahan.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Kesehatan Bintan melalui puskesmas setempat telah melakukan pembersihan kotoran telinga dan memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan diri, terutama dalam hal menyikat gigi dengan benar.
Program CKG ini diharapkan dapat segera menjangkau seluruh pelajar di Bintan, serta meningkatkan kesadaran dan deteksi dini terkait masalah kesehatan yang sering dialami pelajar. (***)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : Iman Wachyudi