Buka konten ini

Tanjungpinang (BP) – Dalam momentum Hari Kemerdekaan ke-80 RI, Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, mengajak pemerintah kabupaten di wilayah perbatasan untuk mengoptimalkan potensi daerah demi mendongkrak perekonomian masyarakat. Hal ini disampaikannya usai memimpin Upacara Peringatan HUT ke-80 RI di Gedung Daerah, Minggu (17/8).
Ansar menegaskan bahwa Pemprov Kepri kini menaruh perhatian serius pada pembangunan ekonomi daerah terluar seperti Anambas dan Natuna. Ia mendorong agar potensi sektor unggulan di wilayah tersebut segera dibuka untuk menarik investasi.
“Dengan investasi, kita bisa menurunkan angka pengangguran sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Tak hanya bicara strategi, Ansar juga memaparkan hasil konkret. Pertumbuhan ekonomi Kepri pada triwulan kedua 2025 tercatat mencapai 7,14 persen. Angka kemiskinan berhasil ditekan hingga 4,44 persen, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri menempati posisi tertinggi se-Sumatera dan peringkat tiga nasional. Gubernur juga menekankan pentingnya percepatan penanganan stunting. Ia meminta semua pihak, terutama kaum ibu, untuk menjaga asupan gizi anak demi generasi masa depan yang sehat dan cerdas.
“Kita ingin pastikan tidak ada lagi anak-anak Kepri yang tumbuh dalam kondisi stunting. Ini tanggung jawab kita bersama,” katanya.
Ansar menutup dengan ajakan untuk menjadikan semangat kemerdekaan sebagai energi kolektif dalam melanjutkan pembangunan.
“Kepri adalah miniatur Indonesia. Tugas kita hari ini adalah melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan kerja nyata,” pungkasnya. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : iman wachyudi