Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Sebanyak 52 unit pesawat dan helikopter milik TNI dijadwalkan memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang. Seluruh alutsista udara tersebut akan unjuk kemampuan dalam demonstrasi di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan masyarakat Indonesia.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana mengonfirmasi hal itu saat diwawancarai media di Jakarta, Jumat (15/8). Ia menjelaskan, berbagai jenis pesawat dari TNI AU, TNI AD, dan TNI AL akan ambil bagian pada atraksi udara di acara puncak peringatan kemerdekaan.
“Total ada 52 pesawat,” ujar perwira tinggi bintang satu Angkatan Udara tersebut.
Rangkaian pesawat itu meliputi 12 jet tempur F-16, 5 T-50i, 6 Hawk, 9 KT-1B Wong Bee, dan 1 Boeing 737. Atraksi juga akan melibatkan 4 helikopter Caracal, 2 Super Puma, 3 Apache, 3 Panther, 3 AW-169, serta 2 Dauphin. Beberapa unit berasal dari matra lain, seperti Apache dari TNI AD, Panther dari TNI AL, AW-169 dari Polri, dan Dauphin dari Basarnas.
Sebelumnya, anggota Jupiter Aerobatic Team (JAT) Kapten Pnb I Putu Satrya Kedaton menyampaikan, timnya telah menyiapkan manuver khusus untuk perayaan kemerdekaan kali ini. Pernyataan itu disampaikannya usai latihan di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
“Untuk memeriahkan HUT ke-80 RI, kami menyiapkan sejumlah manuver, termasuk special maneuver yang belum pernah ditampilkan JAT sebelumnya,” kata Kedaton.
Biasanya JAT tampil dengan formasi 6 pesawat KT-1B Wong Bee. Namun, khusus untuk perayaan kali ini, mereka akan menggunakan formasi 8 pesawat.
Salah satu atraksi spesial adalah penggunaan asap berwarna merah dan putih pertama kalinya dalam sejarah JAT.
“Persiapannya cukup panjang untuk menghasilkan smoke merah yang bisa digunakan, karena ada banyak hal teknis yang harus dipenuhi,” ujarnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO