Buka konten ini

INNSBRUCK (BP) – Selama empat musim terakhir memperkuat Real Madrid, David Alaba dikenal sebagai bek tengah ketimbang pemain di posisi aslinya, bek kiri. Dari 116 kali penampilan bersama El Real, 99 kali Alaba main sebagai bek tengah.
Meski begitu, Alaba tidak merasa canggung ketika entrenador Real Xabi Alonso memainkannya sebagai gelandang bertahan saat menghadapi WSG Tirol di Innsbruck, Austria, kemarin (13/8).
Alaba juga merasa senang karena untuk kali pertama bermain di negaranya sendiri, Austria, bersama Real. “Aku senang bisa bermain di negaraku sendiri. Aku juga dalam kondisi bagus menghadapi musim baru,” ucap Alaba yang dua musim terakhir hanya bermain total dalam 31 laga karena berkutat dengan berbagai cedera di kanal televisi Real.
Terkait main sebagai gelandang bertahan, Alaba merasa nyaman-nyaman saja. “Tentu saja berbeda (antara bek dan gelandang). Itu (gelandang) bukan posisiku. Tetapi, aku sudah mengenalnya selama bertahun-tahun,” tutur pemain kelahiran Wina 33 tahun lalu itu.
Pernyataan Alaba mengacu pengalaman saat dilatih Pep Guardiola di Bayern Munchen. Pep memang dikenal suka menjajal pemain untuk bermain di berbagai posisi. Bahkan, di Bayern, Alaba menjajal semua posisi gelandang (bertahan, pivot, maupun menyerang).
Dimainkannya Alaba sebagai gelandang bertahan tak lepas upaya Xabi mengisi kekosongan lini tengah Real seiring cederanya trio gelandang. Antara lain Jude Bellingham, Federico Valverde, dan Eduardo Camavinga. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG