Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Musim kedua dari serial Wednesday berhasil memecahkan berbagai rekor hanya dalam waktu seminggu setelah episode perdananya tayang. Tidak hanya itu, Wednesday musim kedua juga mendapat respons bagus dari penonton, usai mendapatkan nilai 82% dari berbagai kritikus film, dan 79% penilaian dari audiens.
Melansir situs Screen Rant, Wednesday musim kedua, Part 1 memecahkan rekor sebagai tayangan berbahasa Inggris yang menduduki peringkat nomor satu di negara terbanyak hanya dalam satu minggu pertamanya.
Saat ini, Wednesday Season 2, Part 1 memuncaki peringkat #1 di 91 negara berbeda di Netflix.
Screen Rant menambahkan, Wednesday Season 2, Part 1 saat ini sudah ditonton sebanyak 50 juta kali, dan mendapatkan 201 juta jam tayang hanya dalam waktu seminggu. Jumlah tersebut unggul dari serial Untamed, yang saat ini menduduki posisi kedua.
Popularitas musim kedua dari Wednesday tentunya tidaklah mengherankan. Musim pertamanya saja berhasil menjadi serial yang paling banyak ditonton sepanjang sejarah Netflix.
Musim pertama Wednesday yang tayang pada tahun 2022 juga disukseskan berkat berbagai pujian mulut-ke-mulut dari perbincangan di media sosial.
Meskipun penonton harus menunggu lebih dari tiga tahun untuk menyaksikan musim terbarunya, namun Wednesday Season 2 memiliki efek yang sama seperti musim pertamanya.
Melansir Screen Rant, Wednesday Season 2, Part 1 berhasil meraih 20% dari seluruh jumlah penonton hanya dalam satu minggu, dan tayangannya sendiri masih terus berjalan lantaran baru setengah bagian yang tayang.
Screen Rant sendiri memprediksi jika dengan diluncurkannya Wednesday Season 2, Part 2 nanti, bukan tidak mungkin jika musim kedua ini bisa menjadi tayangan dengan jumlah penonton terbanyak di Netflix.
Menurut Screen Rant, salah satu kehebatan dari serial yang dibintangi Jenna Ortega ini adalah kemampuan mereka menggaet penonton secara luas, meskipun berstatus sebagai tayangan berbahasa Inggris.
Wednesday sendiri memiliki pangsa pasar yang besar di Amerika Latin, usai menjadi tayangan nomor satu di Netflix.(***)
Reporter : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY