Buka konten ini

SEOUL (BP) – Mantan Ibu Negara Korea Selatan (Korsel) Kim Keon-hee hadir di Pengadilan Distrik Pusat Seoul, Selasa (12/8). Kim menghadiri sidang peninjauan surat penentuan penahanan yang diajukan oleh jaksa penuntut khusus. Lady Macbeth julukan Kim Keon-hee terseret dugaan korupsi yang melibatkan kalangan pengusaha, tokoh agama, hingga elite politik. Jika hakim mengabulkan permintaan penahanan, Kim akan menjadi satu-satunya mantan ibu negara Korsel yang pernah dijebloskan ke penjara. Dia bakal menyusul suaminya, mantan presiden Yoon Suk-yeol yang masih diadili atas tuduhan pemberontakan.
The Straits Times melaporkan, Kim yang tiba di pengadilan mengenakan setelan hitam lebih banyak menundukkan kepala. Dia tidak menjawab satu pun pertanyaan dari wartawan. Tidak ada pernyataan resmi.
Dari Liontin sampai Jam Tangan Mewah
Jaksa menjerat Kim dengan beragam tuduhan mulai manipulasi saham, penerimaan suap, campur tangan pemilu, dan penyalahgunaan pengaruh. Salah satu kasus yang mencuat adalah saat Kim mengenakan liontin mewah Van Cleef & Arpels senilai 60 juta won (Rp700 juta) dalam KTT NATO 2022. Aksesori itu tidak dilaporkan dalam laporan harta kekayaan.
Dikutip dari The Chosun Daily, tim investigasi khusus juga menemukan garansi untuk merek jam tangan mewah Vacheron Constantin saat menggeledah kediaman saudara ipar Kim pada 25 Juli lalu. Penyelidikan mengungkap bahwa jam tersebut dibeli oleh seorang pengusaha berinisial Seo pada September 2022 dan langsung diserahkan ke kediaman Kim.
Dibawa ke Pusat Penahanan
Sembari menunggu putusan pengadilan, Kim dibawa ke Pusat Penahanan Seoul Selatan. “Jaksa meminta Kim dibawa ke sana (Pusat Penahanan Seoul Selatan) karena risiko dia akan merusak bukti dan mengganggu penyelidikan,” kata juru bicara tim jaksa khusus dilansir dari Reuters. (*)
Reporter : GALIH ADI SAPUTRO
Editor : MOHAMMAD TAHANG