Buka konten ini

Anambas (BP) – Krisis air bersih melanda sejumlah wilayah di Pulau Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas. Warga mengeluh sulit memperoleh pasokan air yang biasanya mengalir lancar dari mata air di sekitar permukiman.
Firman Dani, warga Tarempa Timur, mengaku sudah sepekan tidak mendapatkan aliran air. Info dari petugas, debit air berkurang.
“Macam mana lagi, terpaksa menunggu air jalan,” keluhnya, Senin (11/8).
Ia berharap pemerintah kabupaten segera mencari solusi jangka pendek agar krisis ini tak berlarut.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Anambas, Matari Hasibuan, mengakui pihaknya juga merasakan dampak kekurangan air ini. Sebagai langkah cepat, Damkar menyiapkan dua ton air bersih di Pos Damkar Siantan, Jalan Imam Bonjol, Tarempa.
“Air bersih itu kita siapkan untuk masyarakat. Bebas diambil untuk kepentingan masing-masing,” ujar Matari.
Air yang disimpan di tangki Pos Siantan biasanya diperuntukkan untuk keadaan darurat seperti pemadaman kebakaran. Namun kali ini, tangki itu dimanfaatkan untuk membantu warga yang kesulitan. “Kalau habis, kita isi lagi. Tidak kita biarkan kosong,” tambahnya.
Bantuan air ini telah tersedia sejak Sabtu (9/8), tetapi hingga kini belum ada warga yang memanfaatkannya. “Kami terbuka dan mengajak masyarakat yang kesulitan air segera datang ke pos kami,” katanya.
Selain menyiapkan pasokan di pos, Damkar juga menyalurkan air bersih ke sejumlah rumah ibadah. Matari berharap langkah ini bisa meringankan beban warga hingga pasokan air kembali normal. (*)
Reporter : IHSAN IMADUDDIN
Editor : GALIH ADI SAPUTRO