Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Aktor Korea Selatan, Song Young Kyu, yang sebelumnya menjadi sorotan publik karena kasus mengemudi dalam keadaan mabuk (DUI), ditemukan tewas.
Menurut laporan dari petugas kepolisian Yongin Dongbu pada 4 Agustus, mereka mengetahui kematian Song Young Kyu setelah menerima laporan dari seorang perempuan.
Song Young Kyu ditemukan meninggal di dalam kendaraannya, yang terparkir di dalam kompleks perumahan di Cheoin-gu, Yongin, sekitar pukul 8 pagi waktu setempat.
Saat ini, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab kematian dan keadaan di baliknya.
Dikutip dari Allkpop, aktor ini sebelumnya menimbulkan kontroversi pada bulan Juni setelah ketahuan mengemudi di bawah pengaruh alkohol.
Pada 19 Juni, sekitar pukul 11 malam, Song Young Kyu diduga mengemudi dalam keadaan mabuk sejauh lima kilometer, dari Giheung-gu ke Cheoin-gu di Yongin, setelah minum bersama kenalannya.
Kadar alkohol dalam darahnya saat itu dilaporkan mencapai lebih dari 0,08 persen, yang menyebabkan pencabutan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan membuatnya didakwa tanpa penahanan.
Setelah kabar kematiannya, dua drakor yang dibintangi Song Young Kyu, ’The Winning Try’ dan ’The Defects’, mengeluarkan pernyataan resmi.
Pada 4 Agustus, pihak drakor SBS ’The Winning Try’ menyampaikan belasungkawa, ”Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kami atas berita duka ini, dan dengan tulus mendoakan yang terbaik bagi almarhum. Kami juga menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga yang ditinggalkan.”
Drama ini merupakan drama pra-produksi, dan disebutkan bahwa ”Selain episode-episode yang sudah tayang di platform OTT global, penyuntingan minimal hanya dilakukan di episode-episode selanjutnya, agar tidak mengganggu alur cerita.”
Sementara tim dari drakor ENA ’The Defects’ juga merilis pernyataan, ”Kami menyampaikan belasungkawa, atas berita tragis mendiang Song Young Kyu dan mendoakannya agar beristirahat dengan tenang. ’The Defects’ telah disunting sepenuhnya dan akan tayang tanpa modifikasi tambahan,” ujarnya dikutip dari Soompi. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY