Buka konten ini
LONDON (BP) – Yayasan Bill & Melinda Gates (Gates Foundation) menginvestasikan dana USD2,5 miliar atau sekitar Rp40,9 triliun (kurs Rp16.390 per USD) untuk mendukung riset dan pengembangan kesehatan perempuan hingga tahun 2030. Pendiri yayasan, Bill Gates, menilai isu kesehatan perempuan telah lama diabaikan dan kurang mendapat perhatian serius.
“Kesehatan perempuan terus diabaikan, kurang didanai, dan kerap disingkirkan,” kata Bill seperti dilansir dari Reuters, Selasa (5/8). “Terlalu banyak perempuan masih meninggal karena penyebab yang dapat dicegah atau hidup dalam kondisi kesehatan yang buruk,” imbuh CEO Microsoft tersebut.
Komitmen ini melanjutkan apa yang jadi perhatian Melinda, mantan istri Bill, sebelum meninggalkan Gates Foundation pada tahun lalu. Melinda diketahui juga terus mengalokasikan dana pribadi untuk mendukung kesehatan perempuan.
Investasi USD2,5 miliar merupakan salah satu investasi besar pertama Gates Foundation sejak Bill mengumumkan pada awal tahun ini bahwa dia akan menyumbangkan seluruh kekayaan pribadinya (senilai USD200 miliar) sebelum 2045.
Investasi itu sekaligus sepertiga lebih besar dari total pengeluaran yayasan tersebut untuk kesehatan perempuan dan ibu dalam lima tahun terakhir.
Fokus Lima Sektor Utama
Fokus investasi mencakup lima sektor utama. Antara lain perawatan obstetri dan imunisasi ibu, kesehatan serta nutrisi maternal, kesehatan ginekologis dan menstruasi, inovasi kontrasepsi, serta infeksi menular seksual.
Terhambat Minimnya Data
Kepala divisi kesetaraan gender di Gates Foundation, Dr. Anita Zaidi, menyoroti kurangnya data dasar dalam bidang ini. “Jika Anda melihat literatur ilmiah, mungkin hanya ada 10 perempuan yang pernah diteliti sepanjang sejarah,” jelasnya.
Dia menambahkan bahwa bias dan minimnya data merupakan hambatan besar bagi kemajuan riset kesehatan perempuan. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO