Buka konten ini


Anambas (BP) – Sarita tak pernah menyangka, niat sederhana menyiapkan lauk untuk makan siang justru berujung petaka. Rumahnya di Desa Tebang, Kabupaten Kepulauan Anambas, nyaris ludes dilalap api saat ia membakar ikan, Senin (4/8) pagi.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu, Sarita sedang membakar ikan di samping rumahnya. Namun cuaca panas disertai angin kencang menyebabkan bara api beterbangan dan menyambar barang-barang mudah terbakar di sekitar lokasi.
Kondisi saat itu memang sedang musim kemarau dan angin cukup kencang.
“Bara api yang terbawa angin mengenai barang-barang di dekat rumah, dari situlah api mulai membesar,’’ ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Anambas, Wan Makhdar, kepada wartawan, Senin (4/8).
Menurutnya, pihak Damkar menerima laporan dari warga sekitar pukul 10.45 WIB. Tim segera diterjunkan ke lokasi kejadian.
Sesampainya di sana, api sudah mulai mengecil karena warga setempat sigap memadamkan api lebih dulu. “Kami sangat mengapresiasi kepedulian dan gerak cepat masyarakat,’’ ujarnya.
Berkat bantuan warga, proses pemadaman hanya memakan waktu sekitar 15 menit. Meski tak membakar seluruh bangunan, sejumlah bagian rumah milik Sarita mengalami kerusakan.
“Yang terbakar hanya di bagian samping rumah, jadi tidak habis total. Untuk kerugian belum bisa kami taksir,’’ imbuh Wan.
Ia mengingatkan agar masyarakat lebih berhati-hati saat menggunakan api di ruang terbuka, terutama selama musim kemarau yang rawan kebakaran.
“Kami mengimbau warga agar selalu memperhatikan kondisi sekitar saat membakar sampah atau memasak di luar rumah. Sekali lengah, akibatnya bisa fatal,’’ pungkasnya. (*)
Reporter : IHSAN IMADUDDIN
Editor : GALIH ADI SAPUTRO