Buka konten ini

JAKARTA (BP) – PT Chery Sales Indonesia (CSI) terus membuat catatan baik pada pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. Terhitung sejak hari kedelapan pameran, produsen otomotif asal Tiongkok ini telah membukukan 1.405 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).
“Hari kedelapan, kita sudah mendapatkan 1.405 SPK, yang sebagai contohnya kalau kita compare sama-sama hari kedelapan, kita sudah hampir 2 kali lipat (dari GIIAS tahun lalu). Jadi 69 persen lebih tinggi, atau 169 persen kalau dibandingkan di hari yang sama,” kata Sales Director CSI, Budi Darmawan di Kawasan Tangerang Selatan.
Dia menjelaskan, dari total SPK tersebut, kontribusi terbesar datang dari Chery Super Hybrid (CSH) dengan angka 42 persen. Dilanjutkan dengan Battery Electric Vehicle (BEV) dengan 35 persen dan Internal Combustion Engine (ICE) 22 persen.
Sementara itu, model CSH yang paling banyak diminati adalah Tiggo Cross CSH dan Tiggo 8 CSH. Teruntuk di segmen BEV, terdapat nama J6 yang disusul dengan E5. Sementara itu, pada ICE, Tiggo 8 masih mendapat tempat sendiri di mata kustomer.
“Ternyata memang benar, produk kita itu disambut sangat baik, secara antusias oleh customer, karena bisa dilihat hampir 50 persen kontribusi itu dari CSH,” jelas dia.
Menariknya, kombinasi dari CSH dan BEV sudah hampir berada pada angka 80 persen. Hal ini menunjukkan tren elektrifikasi sudah semakin meningkat di Indonesia.
Teruntuk target hingga akhir pameran, Chery menargetkan total 2.000 SPK. Budi tampak percaya diri pada hari-hari terakhir akan ada tambahan sekitar 1.000 SPK. Pasalnya, pada 2 hari terakhir seringkali terdapat lonjakan yang sangat drastis.
“Kenapa seperti itu? Karena itu kelihatannya kustomer yang sudah shopping crowd, akhirnya dia memutuskan sebelum event ini berakhir. Dan trend kita kalau dilihat, angkanya itu akan naik signifikan di 3 hari terakhir. Kalau trendnya seperti ini, kita bisa menembus 2.000 SPK,” tukas dia. (***)
Reporter : JP Group
Editor : Gustia Benny