Buka konten ini

BINTAN (BP) – Kebakaran lahan seluas tiga hektare di Jalan TanjungpinangTanjunguban, tepatnya di Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, membuat warga sekitar panik pada Jumat (1/8) siang.
Salah satu warga, Masdian, 37, menjadi saksi awal peristiwa tersebut. Ia melihat asap dan kobaran api ketika hendak berangkat salat Jumat. Tanpa pikir panjang, Masdian sempat mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, upayanya tak membuahkan hasil. Api terus membesar, didorong angin kencang dan teriknya cuaca siang itu. Ia akhirnya melaporkan kejadian itu kepada petugas pemadam kebakaran.
Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi, mengatakan timnya langsung bergerak cepat menuju lokasi. Situasi cukup menantang karena tiupan angin kencang membuat api cepat meluas. Petugas khawatir kobaran api bisa menjalar hingga ke pondok-pondok warga yang berada di sekitar lahan tersebut.
”Petugas harus berpindah-pindah lokasi untuk menjangkau titik api dan memastikan seluruhnya padam,” ujar Panyodi kepada Batam Pos.
Hingga Jumat sore, api berhasil dikendalikan dan tidak sampai merusak permukiman.
Namun penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.
Panyodi mengimbau warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meningkat selama musim kemarau ini. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak membakar sampah sembarangan maupun membuka lahan dengan cara dibakar.
Cuaca panas disertai angin kencang sangat rawan memicu kebakaran. Mari kita jaga lingkungan bersama,’’ tegasnya. (*)
Reporter : Slamet Nofasusanto
Editor : GALIH ADI SAPUTRO