Buka konten ini

BATAM KOTA (BP) – Perusahaan layanan transportasi daring Gojek menyampaikan penyesalan atas insiden pengiriman pesanan fiktif yang menimpa sejumlah kantor media di Kepulauan Riau, termasuk di Kota Batam, Kamis (31/7). Pengiriman tersebut diduga dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab melalui layanan pengantaran dalam aplikasi Gojek.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius manajemen Gojek karena menyangkut potensi gangguan terhadap kebebasan pers dan aktivitas jurnalistik.
“Gojek menjunjung tinggi peran penting jurnalisme dan mengecam keras segala bentuk intervensi terhadap transparansi serta kerja jurnalistik,” ujar Mulawarman, Head of Regional Corporate Affairs Gojek, dalam keterangan tertulisnya.
Setelah menerima laporan dari kantor media dan Mitra Driver, Gojek langsung melakukan investigasi internal dan menonaktifkan akun pelaku order fiktif untuk mencegah kerugian lanjutan.
Gojek juga menegaskan bahwa masyarakat yang menerima pesanan tanpa pernah melakukan pemesanan melalui aplikasi tidak memiliki kewajiban untuk membayar pesanan tersebut.
“Laporan bisa disampaikan oleh Mitra Driver, yang kemudian diteruskan ke sistem kami melalui aplikasi resmi Mitra Driver,” jelas Mulawarman.
Untuk melindungi para Mitra di lapangan, Gojek menyatakan akan menanggung seluruh kerugian yang ditimbulkan akibat pesanan fiktif agar para pengemudi tidak mengalami beban finansial.
Gojek juga memperkuat edukasi kepada para mitra pengemudi, terutama terkait pentingnya verifikasi keabsahan pesanan sebelum pengantaran dilakukan serta prosedur penanganan order mencurigakan.
“Kami terus menegaskan pentingnya memverifikasi keabsahan pesanan sebelum pengantaran dilakukan,” tambahnya.
Gojek menyatakan komitmennya menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh pihak dalam ekosistemnya.
Perusahaan juga menyatakan siap mendukung penuh proses hukum serta penyelidikan oleh pihak berwenang.
“Kami siap membantu proses investigasi, termasuk memberikan data dan bekerja sama dengan kepolisian agar kejadian serupa tidak terulang, lagi,” tutup Mulawarman. (*)
Reporter : Eusebius Sara
Editor : RATNA IRTATIK