Buka konten ini

PARIS (BP) – Gianluigi Donnarumma punya peran penting dalam kesuksesan Paris Saint-Germain (PSG) memenangi Liga Champions untuk kali pertama musim lalu. Kiper yang akrab disapa Gigio itu tampil solid saat PSG menyingkirkan klub-klub Premier League seperti Liverpool FC, Aston Villa, dan Arsenal di fase knockout. Sa-yangnya, masa depan Gigio bersama PSG belum pasti.
Pembicaraan negosiasi ekstensi kontrak kiper 26 tahun berpostur 196 sentimeter itu kembali menemui jalan buntu. ’’Masih tetap sama,’’ ungkap agen Gigio, Enzo Raiola, tentang perkembangan status kontrak kliennya kepada Marca.
Kontrak Gigio habis pada musim panas tahun depan (30 Juni 2026). Seandainya tidak ada ekstensi, PSG harus menjual kapten timnas Italia itu atau tidak akan menerima uang transfer sepeser pun. Meski, Les Parisiens –sebutan PSG – sejatinya juga mendapatkan Gigio secara bebas transfer alias gratis pada musim panas empat tahun lalu.
“Dipanasi” dengan Kiper Baru
Gigio pun semakin didesak menentukan pilihan bertahan atau hengkang bukan semata karena musim baru Ligue 1 makin dekat atau dua pekan lagi. Melainkan juga sikap PSG yang telah mendatangkan kiper baru. Pada 17 Juli lalu, PSG sudah merekrut Renato Marin, kiper 19 tahun asal Italia kelahiran Brasil.
Bukan hanya itu. Les Parisiens saat ini semakin dekat untuk meminang kiper Lille OSC (LOSC) Lucas Chevalier. Dilansir dari Le10Sport, banderol EUR40 juta (Rp756,8 miliar) untuk kiper 23 tahun asli Prancis tersebut diklaim telah disepakati PSG dan LOSC.
Meski namanya belum sebesar Gigio, Chevalier sudah menyamai sukses Gigio dalam Ligue 1. Chevalier jadi kiper terbaik Ligue 1 musim lalu plus catatan nirgol terbanyak kedua.
“Dia masih muda, berbakat, dan punya kemampuan memimpin di ruang ganti. Lucho (sapaan akrab entraineur PSG Luis Enrique, red) bakal mendapat banyak keuntungan darinya,” tutur Jerome Alonzo, mantan kiper PSG.
Surat kabar Prancis RMC Sport mengungkapkan, Lucho juga dapat memanfaatkan kualitas Chevalier seandainya Gigio bertahan di PSG. Chevalier jadi kompetitor ideal bagi Gigio. Sebab, musim lalu Gigio terlalu unggul dibandingkan kompetitornya seperti Matvey Safonov dan Arnau Tenas.
Banyak Klub Peminat
Seandainya Gigio memilih pergi, banyak klub yang antre ingin mendapatkannya. Dari Manchester City, Manchester United, Inter Milan, Juventus, hingga Galatasaray. Semuanya memiliki kapabilitas merogoh kocek dalam-dalam.
Galatasaray, misalnya, berani menebus striker Victor Osimhen dari SSC Napoli dengan nilai transfer EUR 75 juta (Rp 1,4 triliun). Nilai transfer termahal dalam sejarah sepak bola Turki. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG