Buka konten ini

BINTAN (BP) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan tengah menyiapkan gelaran lomba desa dan kelurahan sehat sebagai langkah konkret untuk mendorong kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Bupati Bintan, Roby Kurniawan, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memacu semangat desa dan kelurahan agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungannya. Penilaian akan difokuskan pada aspek kebersihan dan kesehatan.
”Salah satu indikator utama penilaiannya adalah kebersihan. Jika ada desa atau kelurahan yang kotor dan nilainya di bawah rata-rata, maka akan diberikan bendera hitam sebagai tanda peringatan,” ujar Roby, Jumat (25/7).
Sementara itu, desa atau kelurahan yang berhasil menunjukkan kinerja terbaik akan diganjar dengan penghargaan. “Tentu akan ada reward bagi yang meraih juara,” tambahnya.
Tak hanya sekadar lomba, Pemkab Bintan juga tengah menyusun skema penilaian serta bentuk konsekuensi nyata bagi wilayah yang tidak memenuhi standar. Salah satu wacana yang disusun adalah pengurangan dana transfer untuk desa atau kelurahan yang mendapat bendera hitam.
”Polanya sedang kami rumuskan. Bisa saja dana transfernya kami kurangi, lalu dialihkan ke desa atau kelurahan yang berprestasi,” ungkap Roby.
Langkah ini diharapkan menjadi motivasi baru bagi seluruh desa dan kelurahan di Bintan agar menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat, demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GALIH ADI SAPUTRO