Buka konten ini

KARIMUN (BP) – Warga RT 004/RW 001, Kelurahan Kapling, Kecamatan Tebing, Karimun, dikejutkan oleh penemuan mayat perempuan di sebuah jalan setapak, Senin pagi (21/7). Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan sejumlah luka di wajah dan tangan. Saat ditemukan, korban mengenakan celana jeans panjang dan baju berwarna hitam.
Kapolsek Tebing, AKP S Kaban, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, jasad perempuan itu ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB oleh warga setempat.
”Kami menerima laporan dari warga dan langsung menuju lokasi. Memang benar, ditemukan mayat perempuan dengan luka di wajah dan tangan,” ujar AKP S Kaban.
Korban diketahui bernama Mardiana alias Ana, berusia 19 tahun. Dugaan sementara, korban tewas akibat kekerasan fisik. Namun, polisi masih menunggu hasil visum untuk memastikan penyebab kematian secara pasti.
AKP Kaban menyebutkan, pihaknya telah mengantongi identitas terduga pelaku, yang tak lain adalah suami korban sendiri. Saat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap pria tersebut.
Sementara itu, Anto—ayah dari terduga pelaku sekaligus mertua korban—saat ditemui di RSUD Muhammad Sani mengaku terkejut dan tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadian. Namun, ia membenarkan bahwa anaknya sempat datang ke rumah dan mengakui telah menikam Ana.
”Minggu malam (20/7) sekitar pukul 20.40 WIB, anak saya, Ar, datang ke rumah dan mengatakan telah menikam istrinya. Saya langsung menyuruhnya menyerahkan diri ke polisi, tapi sampai sekarang tidak tahu di mana dia,” ungkap Anto.
Merasa tidak tenang, Anto bersama istrinya dan seorang teman kemudian mendatangi Polres Karimun untuk melaporkan pengakuan anaknya.
”Saya tidak tinggal serumah dengan mereka, jadi tidak tahu apakah ada masalah dalam rumah tangganya. Anak saya juga tidak menyebutkan di mana kejadian itu terjadi. Dia hanya bilang, ‘Pak, saya tikam Ana’. Saya langsung sedih dan segera lapor polisi,” tambahnya dengan mata berkaca-kaca.
Informasi yang dihimpun dari lapangan menyebutkan, korban mengalami luka parah akibat benda tajam.
Di wajahnya terdapat bekas tusukan, bahkan tulang wajah diduga patah. Bagian belakang leher juga menunjukkan bekas luka tusukan, dan telinganya nyaris putus. Luka di bagian tangan mengindikasikan korban sempat berusaha melawan atau menangkis serangan.
Pihak kepolisian kini fokus pada pengejaran pelaku dan mendalami motif di balik dugaan pembunuhan sadis tersebut. (*)
Reporter : SANDI PRAMOSINTO
Editor : GALIH ADI SAPUTRO