Buka konten ini

Anambas (BP) – Pesawat Wings Air gagal mendarat di Bandara Letung, Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu (16/7) siang. Gangguan ini terjadi akibat cuaca buruk yang menyelimuti wilayah kepulauan tersebut, dengan visibilitas minim dan angin kencang yang membahayakan proses pendaratan.
Pesawat sempat melakukan pendekatan untuk mendarat. Namun, beberapa saat sebelum roda menyentuh landasan, pilot memutuskan menarik kembali pesawat ke udara karena guncangan yang terlalu kuat. Situasi itu membuat sejumlah penumpang panik.
“Pesawatnya sempat turun, sudah dekat dengan landasan. Tapi tiba-tiba naik lagi. Goyangannya sangat terasa. Banyak penumpang langsung berdoa dan pegangan erat ke kursi,” tutur Rika, salah satu penumpang yang hendak pulang ke Letung.
Akibat kondisi yang tak memungkinkan, pilot akhirnya memutuskan kembali ke Bandara Hang Nadim Batam, untuk menghindari risiko kecelakaan. Keputusan itu disebut sebagai langkah keselamatan yang harus diambil dalam kondisi darurat cuaca.
Staf Bandara Letung, Raja Herma, membenarkan insiden ini. Ia menjelaskan bahwa angin kencang yang datang tiba-tiba memang menjadi tantangan tersendiri bagi penerbangan ke wilayah kepulauan seperti Anambas.
“Cuaca sedang tidak bersahabat. Penerbangan kami tunda sementara, dan direncanakan dilanjutkan pada Kamis (17/7), jika kondisi sudah memungkinkan,” ujar Raja.
Ia menambahkan, keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Koordinasi dengan maskapai dan otoritas bandara terus dilakukan agar penerbangan selanjutnya dapat berjalan lancar.
Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kesiagaan terhadap faktor cuaca dalam operasional penerbangan, terutama di rute menuju daerah kepulauan yang kerap mengalami perubahan cuaca ekstrem secara mendadak. (*)
Reporter : IHSAN IMADUDDIN
Editor : GALIH ADI SAPUTRO