Buka konten ini
BENGKONG (BP) – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih marak terjadi di wilayah Bengkong. Untuk mengantisipasi hal tersebut, jajaran Polsek Bengkong intens melakukan imbauan kepada masyarakat, baik melalui penyuluhan langsung maupun pembagian brosur di area publik.
Kapolsek Bengkong, Iptu Yuli Endra, mengatakan upaya pencegahan terus digencarkan dengan menyasar berbagai titik keramaian. Petugas aktif menyampaikan pesan-pesan kewaspadaan kepada pengunjung pusat perbelanjaan, tempat wisata, hingga kawasan permukiman.
“Kami terus melakukan upaya preventif melalui penyuluhan, pembagian brosur, serta dialog langsung dengan masyarakat,” ujar Endra, Minggu (13/7).
Pada hari yang sama, anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Bengkong Laut juga menyambangi kawasan Bengkong City Center. Dalam kegiatan sambang tersebut, petugas memberikan sosialisasi kepada juru parkir dan pengendara tentang pentingnya menggunakan kunci ganda serta memilih lokasi parkir yang aman dan terpantau.
Polsek Bengkong juga rutin menggelar patroli dan razia di sejumlah titik rawan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. Kegiatan ini sekaligus bertujuan menciptakan rasa aman bagi warga.
“Polsek Bengkong hadir untuk masyarakat. Kami tidak hanya bertindak saat kejadian terjadi, tetapi juga mengedukasi warga agar lebih waspada,” lanjutnya.
Untuk mendukung sosialisasi, pihaknya turut menyebarkan banner dan brosur yang berisi pesan keamanan. Beberapa di antaranya berupa imbauan agar tidak meninggalkan barang berharga di kendaraan, selalu menggunakan pengaman ganda, dan segera melapor bila menemukan hal mencurigakan.
“Kalau ada kejadian menonjol atau aktivitas mencurigakan, masyarakat bisa segera hubungi hotline 110,” kata Endra.
Ia berharap, dengan keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, angka curanmor bisa ditekan. Menurutnya, pencegahan adalah kunci utama untuk meminimalkan tindak kejahatan. “Kami imbau warga agar bisa menjadi polisi bagi dirinya sendiri. Karena pencegahan jauh lebih baik daripada penindakan,” tutupnya. (*)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : RATNA IRTATIK