Buka konten ini
KARIMUN (BP) – Kabupaten Karimun terus mengembangkan potensi sektor pariwisatanya. Saat ini, ada 69 destinasi wisata yang tercatat, termasuk enam desa wisata yang sedang dipersiapkan untuk menjadi daya tarik baru bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Karimun, Benny Yudistira, mengatakan bahwa destinasi wisata di Karimun didominasi oleh wisata bahari yang tersebar di berbagai pulau.
“Untuk saat ini, wisata bahari menjadi favorit pengunjung, baik dari lokal maupun luar negeri. Beberapa yang cukup populer antara lain Pantai Pelawan, Pantai Pongkar, Pantai Ketam, dan Lubuk,” ujarnya, Minggu (13/7).
Selain wisata bahari, Karimun juga menawarkan wisata sejarah dan religi. Di antaranya, Batu Bertulis Pasir Panjang, Makam Badang, Makam Moyang Seraga, Makam Ujung Gersing, serta Perigi Batu Sumur Badang yang berada di Kecamatan Buru.
Ada pula destinasi religi seperti Masjid Jami Abdul Gani yang berdiri kokoh di samping Klenteng tua Sam Pho Teng. Kedua bangunan bersejarah ini masih terawat dan menjadi simbol toleransi di daerah.
Wisata religi lain yang tak kalah menarik adalah Makam Keramat Layang, Makam Putri Selendang Delima, dan Masjid Al Mubarak. Sementara itu, kawasan Pecinan di Meral juga menjadi daya tarik tersendiri. Nuansanya mirip Chinatown di negara tetangga. Saat perayaan keagamaan seperti Imlek, kawasan ini ramai oleh warga Tionghoa yang mudik dan merayakan tradisi secara meriah.
“Wisata religi seringkali berpadu dengan wisata kuliner. Dampaknya terasa langsung bagi pelaku UMKM dan sektor ekonomi kreatif di sekitar lokasi wisata,” ungkap Benny.
Ia menambahkan, pihaknya terus mendorong kolaborasi antarpelaku usaha pariwisata untuk mempromosikan destinasi unggulan di Karimun. Terlebih, saat ini telah terjalin kerja sama dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, Malaysia, dalam platform Jiran Istimewa (Jiwa).
“Insyaallah, kunjungan wisatawan mancanegara akan meningkat tahun ini. Karena itu, semua pihak perlu bersinergi memanfaatkan kerja sama ini secara maksimal,” tutupnya. (*)
Reporter : TRI HARYONO
Editor : GALIH ADI SAPUTRO