Buka konten ini
BATAM (BP) – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam langsung menggelar rapat evaluasi usai selesainya proses pemulangan jemaah haji 2025, Kamis (10/7). Rapat yang digelar di Aula Aziziah, Asrama Haji Batam, itu dipimpin langsung oleh Ketua PPIH Embarkasi Batam, Zoztafia, yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kepulauan Riau.
Dalam evaluasi tersebut, Embarkasi Batam dinilai berhasil menyelenggarakan layanan haji dengan baik. Tahun ini, total 11.837 jemaah berhasil diberangkatkan dari empat provinsi, didampingi oleh 108 petugas haji.
“Dari hasil evaluasi yang kami lakukan, pelayanan haji di Embarkasi Batam—baik saat pemberangkatan maupun pemulangan—berjalan dengan lancar dan baik,” ujar Zoztafia.
Ia merinci, jemaah yang diberangkatkan berasal dari Provinsi Kepulauan Riau sebanyak 1.285 orang (plus 12 petugas), Provinsi Riau sebanyak 5.028 orang (45 petugas), Provinsi Jambi sebanyak 2.911 orang (27 petugas), dan Provinsi Kalimantan Barat sebanyak 2.505 orang (24 petugas).
Secara umum, pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan lancar. Namun, Zoztafia juga menyampaikan bahwa terdapat 31 jemaah yang wafat, masing-masing dari Kepri 3, Riau 8, Jambi 13, dan Kalbar 7. Saat ini, masih ada lima jemaah yang dirawat di Arab Saudi, yakni dari Kalbar 3, Kepri 1, dan Jambi 1.
“Komunikasi terus kami lakukan dengan rumah sakit dan petugas kesehatan di Arab Saudi untuk memastikan kondisi jemaah yang dirawat,” jelasnya.
Dari sisi kepuasan layanan, Embarkasi Batam mencatat skor 84,56 dalam hasil Survei Indeks Kepuasan Jemaah Haji (IKJH) dari 745 responden. Skor tersebut masuk dalam kategori baik.
Zoztafia juga menyoroti peran strategis dua simpul utama aktivitas jemaah, yakni Asrama Haji Batam dan Pelabuhan Domestik, dalam mendukung mobilisasi jemaah dari berbagai daerah di Kepri dan Riau. Ia pun mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, termasuk BP Batam, pengelola Asrama Haji, pengelola bandara, dan maskapai seperti Saudia Airlines.
“Kami juga berterima kasih kepada penyedia konsumsi yang cepat tanggap terhadap berbagai masukan dari kami,” imbuhnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Alfian Salam. Ia menyebut pelayanan haji dari tahun ke tahun terus menunjukkan perbaikan, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Alhamdulillah, Asrama Haji Kalbar saat ini juga sudah dapat digunakan kembali. Mari kita doakan jemaah yang masih dirawat di Arab Saudi agar segera pulih,” ucapnya.
Rapat evaluasi ini turut dihadiri oleh perwakilan pemerintah provinsi dari Kepulauan Riau, Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat, unsur Kemenag dari berbagai daerah, pihak maskapai penerbangan, otoritas pelabuhan, serta seluruh unsur panitia PPIH Embarkasi Batam. (*)
Reporter : JAILANI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO