Buka konten ini
BATAM KOTA (BP) – BP Batam terus mendorong transformasi layanan kesehatan di wilayahnya. Langkah terbaru dilakukan melalui kerja sama strategis dengan PT Impian Anak Indonesia, yang bertujuan membenahi sistem manajemen pelayanan di Rumah Sakit BP Batam (RSBP).
Nota kesepahaman (MoU) antara kedua pihak ditandatangani di Marketing Centre BP Batam, Senin (7/7). Dalam kerja sama ini, BP Batam dan PT Impian Anak Indonesia sepakat untuk mengoptimalkan sistem informasi manajemen rumah sakit selama tiga bulan ke depan.
“Kerja sama ini sudah kami bahas sejak lama. Harapannya bisa memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan di RSBP,” ujar Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait.
Ia menegaskan, pembenahan sistem tak hanya berfokus pada aspek teknologi, tetapi juga mencakup seluruh tata kelola pelayanan rumah sakit, mulai dari manajemen, administrasi, hingga standar mutu pelayanan kepada pasien.
“Kami ingin RSBP Batam berkembang menjadi rumah sakit unggulan, baik di tingkat nasional maupun internasional,” lanjutnya.
Menurut Ariastuty, proses transformasi ini menuntut keterlibatan aktif seluruh elemen rumah sakit, dari jajaran pimpinan, tenaga medis, hingga staf non-medis. Konsistensi dan komitmen bersama dinilai sebagai kunci utama keberhasilan pembaruan sistem pelayanan.
Sementara itu, Direktur PT Impian Anak Indonesia, Micheal Anando Seng, menyambut baik kolaborasi ini. Ia menyebut kerja sama tersebut sejalan dengan visi perusahaannya dalam memperkuat sistem layanan kesehatan berbasis teknologi di Indonesia.
“Semoga kami dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan RSBP Batam,” katanya.
PT Impian Anak Indonesia merupakan perusahaan teknologi yang fokus pada pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di sektor kesehatan. Selama dua tahun terakhir, perusahaan ini telah bekerja sama dengan delapan fasilitas medis di tiga negara dalam upaya optimalisasi rekam medis elektronik (RME), manajemen siklus pendapatan, dan peningkatan keterlibatan pasien (patient engagement).
Micheal menambahkan, pihaknya akan menyampaikan sejumlah rekomendasi sebagai hasil dari pekerjaan yang dilakukan selama tiga bulan ke depan, guna mendukung pembenahan sistem di RSBP Batam. (*)
Reporter : Arjuna
Editor : RATNA IRTATIK