Buka konten ini
LINGGA (BP) – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperindagkop UMKM) Kabupaten Lingga menggelar pelatihan kewirausahaan bertema “Inovasi Produk dan Perluasan Akses Pasar bagi Pelaku Usaha Kabupaten Lingga’’. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pantai Tanjung, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Singkep, Rabu (9/7).
Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Bidang Analisis Perdagangan Disperindagkop UMKM Provinsi Kepulauan Riau. Selama dua hari ke depan, para pelaku usaha lokal akan mendapatkan pembekalan seputar strategi pengembangan produk dan akses pasar yang lebih luas.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disperindagkop UMKM Lingga, Febrizal Taufik, menjelaskan, bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas kewirausahaan masyarakat Lingga. Dengan mendatangkan pemateri berpengalaman, diharapkan para pelaku usaha mampu berinovasi dan naik kelas.
“Kami ingin pelaku usaha di Lingga semakin kompetitif, memiliki produk inovatif, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Materi yang disampaikan pun disesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan para pelaku usaha di lapangan,” ujar Febrizal, Rabu (9/7).
Ia menambahkan, selain inovasi, pelaku usaha juga didorong untuk melengkapi legalitas usaha, seperti memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikat halal. Menurutnya, dua hal itu penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan membuka akses ke pasar yang lebih besar.
“Dengan NIB dan sertifikat halal, produk usaha akan lebih dipercaya masyarakat dan bisa masuk ke pasar modern maupun ekspor,” tambahnya.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari peserta. Salah satunya Ema, pelaku usaha lokal yang mengaku sangat terbantu dengan pelatihan tersebut.
“Kami mendapatkan banyak pengetahuan baru, terutama soal pengemasan produk, pemasaran digital, hingga pentingnya legalitas usaha. Ini sangat bermanfaat untuk pengembangan usaha kami ke depan,” kata Ema.
Melalui pelatihan ini, Disperindagkop UMKM berharap muncul lebih banyak wirausaha tangguh di Lingga yang siap bersaing, berinovasi, dan membuka peluang pasar seluas mungkin. (*)
Reporter : Vatawari
Editor : GALIH ADI SAPUTRO