Buka konten ini
TANJUNGPINANG (BP) – Badan Pengusahaan (BP) Tanjungpinang kembali menghidupkan denyut aktivitas di Pelabuhan Tanjung Mocoh, Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang. Jumat (4/7), sebuah kapal tongkang yang mengangkut alat berat merapat dan melakukan bongkar muat di pelabuhan tersebut.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen BP Tanjungpinang untuk mengaktifkan kembali Tanjung Mocoh sebagai simpul logistik dan pelabuhan bongkar muat barang di Ibu Kota Provinsi Kepulauan Riau itu. ‘‘Kami berhasil mendatangkan kapal tongkang untuk bongkar muat di Tanjung Mocoh. Ini bagian dari upaya kami mengembangkan pelabuhan ini agar ke depan semakin ramai dan berfungsi optimal,” kata Kepala BP Tanjungpinang, Cokky Wijaya Saputra, kepada Batam Pos.
Cokky menyebut, Tanjung Mocoh layak dijadikan pelabuhan bongkar muat reguler, sekaligus lokasi sandar alternatif bagi kapal perintis seperti KM Sabuk Nusantara 48 yang selama ini masih berlabuh di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP). Pihaknya bahkan telah mengajukan usulan resmi kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau agar kapal perintis tersebut berpindah dermaga ke Tanjung Mocoh.
“Dengan dukungan dari aparat penegak hukum, pelabuhan ini siap menjadi tempat bersandar bagi kapal bongkar muat maupun kapal perintis,” ujar Cokky.
Lebih jauh, ia berharap aktifnya pelabuhan ini akan mendorong geliat investasi di zona perdagangan bebas (Free Trade Zone/FTZ) Tanjungpinang. Menurutnya, pelabuhan yang aktif dan strategis akan menjadi daya tarik tersendiri bagi investor di sektor industri, perdagangan, dan jasa.
BP Tanjungpinang, kata dia, akan terus menjalin sinergi dengan Pemerintah Kota dan Pemerintah Provinsi untuk menarik arus investasi masuk ke Tanjungpinang. “Kami akan bekerja keras agar investor mau menanamkan modal di Kepri. Ini kerja bersama antara BP, Pemko, dan Pemprov,” pungkasnya. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GALIH ADI SAPUTRO