Buka konten ini
Jakarta (BP) – Harga emas Antam tercatat anjlok sebesar Rp4.000 dalam sepekan menjadi Rp1.880.000 per gram, pada perdagangan awal pekan Senin (30/6). Harga emas Antam ini tercatat turun dibandingkan dengan perdagangan akhir pekan Minggu (29/6) yang dibanderol Rp1.884.000 per gram.
Harga yang tercatat naik juga berlaku untuk penjualan kembali atau buyback sebesar Rp4.000 yang berada di level Rp1.724.000 per gram. Sehingga untuk masyarakat yang mau menjual koleksiannya bisa dikenakan harga jual sebesar Rp1.724.000 per gram.
Bagi pemilik emas batangan yang telah dibeli sejak November tahun 2022, maka harga jual yang diperoleh masih cukup menguntungkan alias cuan. Pasalnya, harga emas pada 26 November 2022 berada di level Rp936.000 per gram.
Jika saja memiliki 5 gram dengan harga beli mencapai Rp4.680.000, apabila dijual saat ini maka laku sebesar Rp8.620.000 (belum termasuk pajak). Dengan begitu, keuntungan yang diperoleh secara total dari penjualan 5 gram emas Antam tahun 2022 tersebut sebesar Rp3.940.000.
Di sisi lain, Pengamat Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi menyampaikan pada perdagangan sabtu pagi, harga emas dunia ditutup melemah dilevel USD 3,274.39 per troy ounce. Sedangkan untuk perdagangan Senin (30/6) harga emas dunia fluktuatif namun melemah direntang USD 3,232,64 – USD 3,305.64.
Pelemahan harga emas dunia ini dipengaruhi oleh gencatan senjata antara Israel dan Iran yang ditengahi oleh Presiden AS Donald Trump tampaknya bertahan hingga minggu ini, meredakan risiko geopolitik di Timur Tengah.
”Walaupun Israel masih terus melakukan pengeboman di wilayah Libanon selatan (Hizbullah dan jalur gaza), namun belum bisa mengangkat terhadap kenaikan harga emas dunia,” kata Ibrahim.
Sementara itu, berikut ini harga emas Antam dari 0,5-1.00 gram di Butik Emas LM, Graha Dipta Pulo Gadung, Jakarta Timur pada Senin (30/6) belum termasuk pajak. (*)
Reporter : JP Group
Editor : Iman Wachyudi