Buka konten ini

LINGGA (BP) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menghanguskan sekitar 4 hektare kebun milik warga di kawasan Gunung Muncung, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Sabtu (28/2).
Proses pemadaman berlangsung dramatis. Di tengah upaya menjinakkan kobaran api, mobil pemadam kebakaran yang digunakan petugas justru mengalami kerusakan.
Besarnya api dan keterbatasan sarana membuat petugas kesulitan mengendalikan kebakaran. Armada damkar yang sudah berusia tua dilaporkan kerap mengalami gangguan teknis.
Danton Damkar Lingga Unit Dabo Singkep, Ikmal Hakim, mengatakan kerusakan terjadi saat petugas tengah melakukan penyemprotan air di lokasi kejadian.
“Mobil ini sudah tua dan sering rusak. Saat memadamkan api di Gunung Muncung, tiba-tiba tidak bisa menyemprotkan air. Terpaksa kami menggunakan mesin robin,” ujar Ikmal saat dikonfirmasi, Minggu (1/3).
Ia menjelaskan, laporan kebakaran pertama kali diterima sekitar pukul 13.30 WIB dari seorang warga bernama Lidya Dewi yang tinggal tidak jauh dari lokasi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung menuju tempat kejadian dan melakukan upaya pemadaman. Namun, sekitar pukul 15.30 WIB, api justru semakin membesar meski proses pemadaman sedang berlangsung.
Setelah berbagai upaya dilakukan dengan peralatan seadanya, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.10 WIB.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 4 hektare lahan perkebunan warga. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Ikmal berharap adanya perhatian terhadap kondisi armada pemadam kebakaran yang dinilai sudah tidak layak, agar penanganan kebakaran ke depan dapat lebih optimal. (*)
Reporter : VATAWARI
Editor : GUSTIA BENNY