Buka konten ini

SETAHUN kepemimpinan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra menandai babak baru penataan Batam sebagai kota industri di beranda negeri. Bersama Badan Pengusahaan Batam, keduanya mendorong pembenahan layanan dasar, infrastruktur kawasan, hingga tata kelola investasi demi menjaga kepercayaan dunia usaha dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Upaya tersebut berbuah pada capaian investasi yang melampaui target. Sepanjang 2025, realisasi investasi Batam menembus Rp69,3 triliun. Angka ini melampaui estimasi awal Rp60 triliun atau setara 115,5 persen dari target.
“Kita mengestimasi pertumbuhan ekonomi kita, investasi kita di angka Rp60 triliun, tapi realisasinya Rp69,3 triliun, 115,5 persen pencapaiannya,” kata Amsakar.
Capaian tersebut mempertegas posisi Batam sebagai motor investasi di Kepulauan Riau. Data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM menunjukkan wilayah ini konsisten berada di papan atas realisasi investasi nasional, dengan kontribusi terbesar berasal dari Batam.
Sektor manufaktur, elektronik, galangan kapal, dan logistik masih menjadi penopang utama, didukung status kawasan perdagangan bebas dan kemudahan perizinan.
Kedekatan Batam dengan Singapura serta posisinya di jalur strategis Selat Malaka semakin mengukuhkan daya tarik kawasan ini sebagai simpul industri dan logistik regional. Pembenahan infrastruktur pelabuhan, peningkatan layanan terpadu satu pintu, serta promosi investasi yang agresif menjadi fondasi agar arus modal terus mengalir.
Dengan tren positif tersebut, Amsakar menargetkan pertumbuhan ekonomi Batam dapat menembus 9,5 hingga 10 persen pada 2029. Target itu menjadi penanda optimisme bahwa Batam tak sekadar mengejar angka investasi, melainkan menata diri sebagai pusat pertumbuhan yang modern, kompetitif, dan berkelanjutan. (*)
Foto-foto: BP BATAM
Editor : RATNA IRTATIK

2. Suasana Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR RI sebagai forum evaluasi dan penguatan kinerja lintas sektor, guna mendorong peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.
3. Penyerahan SK Pengangkatan Pegawai oleh Ibu Wakil Kepala Badan Pengusahaan Batam sebagai bentuk penguatan kelembagaan dan komitmen meningkatkan profesionalisme serta pelayanan kepada masyarakat dan dunia usaha di Batam.
4. Pelantikan Kepala dan Wakil Kepala Badan Pengusahaan Batam oleh Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.
5. Penandatanganan SK Pelantikan Kepala dan Wakil Kepala Badan Pengusahaan Batam oleh Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam sebagai langkah resmi memperkuat kepemimpinan dan arah kebijakan dalam mendorong percepatan pembangunan serta investasi di Batam.
6. Penyerahan SK Pengangkatan Pegawai oleh Kepala Badan Pengusahaan Batam sebagai wujud komitmen memperkuat sumber daya manusia, meningkatkan kinerja organisasi, dan mendorong pelayanan yang semakin profesional.
7. Kepala Badan Pengusahaan Batam melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Batam guna meninjau langsung aktivitas operasional, pelayanan kepelabuhanan, serta memastikan kelancaran arus logistik dan investasi di wilayah Batam.
8. Ibu Wakil Kepala Badan Pengusahaan Batam menyalurkan bantuan dan sumbangan untuk pembangunan Rempang Eco City pada 20 September 2025 sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap percepatan pengembangan kawasan strategis di Batam.
9. Penyerahan bantuan perbekalan dan santunan nilai rumah asal oleh M. Iftitah Sulaiman, Menteri Transmigrasi RI, sebagai wujud komitmen pemerintah dalam memastikan perlindungan dan kesejahteraan masyarakat terdampak program transmigrasi.