Buka konten ini

BATAM (BP) – Pengerjaan perbaikan kebocoran pipa air berdiameter besar di Jalan Jenderal Sudirman, Baloi, tepatnya di depan Mapolresta Barelang, masih berlanjut meski suplai air ke pelanggan telah kembali normal. Hingga kini, separuh badan jalan di lokasi tersebut masih ditutup untuk mendukung proses normalisasi bekas galian.
Sebelumnya, kebocoran terjadi pada pipa berukuran DN 400 milimeter yang berada di ruas jalan utama tersebut. Insiden itu sempat berdampak pada distribusi air bersih ke sejumlah wilayah di Batam karena tekanan air menurun selama proses perbaikan berlangsung.
Humas PT Air Batam Hilir (ABH), Ginda Alamsyah, menyampaikan bahwa perbaikan teknis pada pipa yang bocor telah rampung dikerjakan. Saat ini, tim di lapangan fokus pada tahap akhir berupa perapian serta pengembalian kondisi jalan seperti semula.
“Pengerjaan perbaikan kebocoran pipa sudah selesai dan saat ini sedang dalam proses normalisasi lokasi jalan yang sebelumnya digali. Aliran air kepada pelanggan juga sudah kembali normal,” ujar Ginda.
Meski suplai air telah pulih, pengendara yang melintas di Jalan Sudirman, khususnya di depan Mapolresta Barelang, diminta tetap berhati-hati. Penutupan separuh badan jalan dilakukan sementara waktu guna memastikan proses pemadatan tanah dan pengaspalan berjalan optimal serta aman bagi pengguna jalan.
Menurut Ginda, ABH berkomitmen terus meningkatkan pelayanan air kepada masyarakat Batam. Setiap gangguan yang terjadi diupayakan ditangani secepat mungkin untuk meminimalkan dampak terhadap pelanggan.
“ABH berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Ketika terjadi gangguan seperti kebocoran pipa, tim kami langsung bergerak melakukan penanganan agar distribusi air dapat segera pulih,” tambahnya.
Pihak ABH juga mengapresiasi kesabaran masyarakat selama proses perbaikan berlangsung. Diharapkan dalam waktu dekat seluruh tahapan normalisasi rampung sehingga arus lalu lintas di Jalan tersebut kembali normal. (*)
Reporter : EUSEBIUS SARA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO