Buka konten ini

AHMAD Sahroni kembali dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem. Penetapan tersebut diputuskan dalam rapat pleno pelantikan pimpinan Komisi III di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/2).
Sahroni menggantikan Rusdi Masse Mappasessu yang mundur dari Partai NasDem setelah memilih bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, saat memimpin rapat menyampaikan adanya perubahan komposisi pimpinan di Komisi III dari Fraksi NasDem.
“Pimpinan Komisi III Fraksi Partai NasDem mengalami perubahan, yang sebelumnya dijabat saudara Rusdi Masse Mappasessu, kini digantikan Dr. H. Ahmad Sahroni, SE, M.Ikom,” ujar Dasco.
Dalam forum tersebut, Dasco meminta persetujuan anggota Komisi III atas pengangkatan Sahroni. Ia menanyakan secara resmi apakah Ahmad Sahroni dapat disetujui sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI menggantikan Rusdi Masse.
Para anggota Komisi III secara kompak menyatakan setuju, disertai ketukan palu sebagai tanda pengesahan.
Usai ditetapkan, Sahroni menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota dewan atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia juga menyinggung pengalamannya saat diperiksa Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI terkait dugaan pelanggaran etik atas pernyataannya yang sempat menuai polemik dan berujung aksi penjarahan rumahnya di kawasan Swasembada, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
“Terima kasih Pak Ketua dan rekan-rekan semua. Rasanya seperti berkenalan kembali. Di sini juga ada MKD yang pernah menyidangkan saya. Mudah-mudahan ke depan saya bisa menjadi lebih baik,” ujarnya.
Diketahui, Sahroni sebelumnya memang menjabat Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Namun, pada Agustus 2025, ia dicopot dari posisi tersebut setelah pernyataannya yang kontroversial memicu demonstrasi di DPR dan mendapat sorotan luas dari publik.
Setelah itu, ia dipindahkan menjadi anggota Komisi I DPR RI, sementara posisi Wakil Ketua Komisi III diisi oleh Rusdi Masse.
Belakangan, Rusdi resmi meninggalkan Partai NasDem dan bergabung dengan PSI. Kepindahannya diumumkan dalam Rapat Kerja Nasional PSI yang digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 29 Januari 2026. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO