Buka konten ini


SEPTEMBER 2025 lalu, PT Batam Terminal Petikemas (BTP) dan PT Batu Ampar Container Terminal (BACT) resmi menjalin kemitraan strategis untuk mempercepat transformasi Terminal Petikemas Batu Ampar. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam mendorong Batam sebagai pusat logistik regional yang semakin kompetitif.
Didukung penuh oleh BP Batam, kolaborasi ini membuka babak baru modernisasi pelabuhan, terutama mengingat posisi Batam yang sangat strategis di dekat Selat Malaka salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia.
Untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas operasional terminal, BACT berkomitmen menanamkan investasi awal sebesar USD 85 juta yang mencakup pengadaan dan optimalisasi quay crane serta peralatan lapangan, penataan ulang yard untuk meningkatkan kapasitas bongkar muat, implementasi Terminal Operating System (TOS) modern serta inisiatif elektrifikasi untuk mendukung keberlanjutan lingkungan. Komitmen ini mencerminkan kepercayaan jangka panjang terhadap potensi Batam dalam menarik masuknya investasi dan penambahan volume kargo baik transshipment maupun internasional.
Model Single Port Operator Tingkatkan Efisiensi
Sejak Desember 2025, BTP dan BACT telah menerapkan model Single Port Operator (SPO) di Dermaga Utara Batu Ampar yang telah memberikan pengaruh positif pada percepatan waktu sandar kapal, peningkatan produktivitas crane, serta efisiensi biaya logistik bagi pengguna jasa. Tren pertumbuhan volume petikemas yang positif menunjukkan peran Batu Ampar sebagai gerbang utama logistik Batam semakin menguat.
Satu Tahun Kepemimpinan, Kemajuan Nyata
Transformasi Terminal Petikemas Batu Ampar tidak terlepas dari kepemimpinan yang kuat dan arah kebijakan yang jelas dari BP Batam.
Memasuki satu tahun kepemimpinan Amsakar Achmad sebagai Kepala BP Batam dan Li Claudia Chandra sebagai Wakil Kepala BP Batam, berbagai kemajuan nyata telah terlihat, khususnya dalam percepatan modernisasi pelabuhan dan peningkatan koordinasi antara regulator dan operator.
BTP dan BACT menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Amsakar dan Ibu Li Claudia atas satu tahun kepemimpinan di BP Batam. Dalam waktu yang relatif singkat, keduanya berhasil memperkuat kepastian kebijakan, meningkatkan kepercayaan investor, serta mendorong sinergi yang solid antara pemerintah dan pelaku usaha.
Komitmen mereka terhadap modernisasi infrastruktur dan peningkatan daya saing Batam menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Sinergi antara BTP dan BACT, didukung kepemimpinan visioner Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, semakin memperkokoh posisi Batam dalam ekosistem maritim nasional maupun rantai pasok global. (adv)