Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Sejumlah sekolah di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menolak pengiriman Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah. Penolakan ini dilakukan untuk menghindari dampak negatif dan menyesuaikan kebutuhan sekolah.
Hal itu terlihat di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jalan Basuki Rahmat Tanjungpinang. Selama libur sekolah, SPPG hanya mengirim MBG ke sekolah yang bersedia menerima.
“Ada sekolah yang membuat surat pernyataan tidak menjalankan MBG saat libur,” ujar Mitra SPPG Jalan Basuki Rahmat, Siti Bayu, Selasa (23/12).
SPPG Jalan Basuki Rahmat tetap menyalurkan MBG ke SMP Negeri 4, SMA Negeri 4, SD 011, SD Negeri 02, dan SD Negeri 07, dengan total penerima 3.200 orang. Sementara, penyaluran MBG untuk Posyandu, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui, tetap berjalan karena layanan posyandu tidak mengenal hari libur. “Ada 215 orang yang kita layani,” tambah Siti.
Di sisi lain, SPPG Jalan Adi Sucipto tetap mendistribusikan MBG kepada sekolah yang bersedia menerima. Petugas tidak akan mengirim MBG ke sekolah yang sudah membuat surat pernyataan menolak.
Kepala SPPG Jalan Adi Sucipto, Andre, menyampaikan pihaknya menyalurkan MBG ke SMK Negeri 4 Tanjungpinang, SD Negeri 10, SD Negeri 14, dan SD Negeri 15. Jumlah penerima berbeda-beda, yakni SMK 4 sebanyak 707 orang, SDN 010 Tanjungpinang Timur 646 orang, SDN 014 sebanyak 311 orang, dan SDN 015 sebanyak 699 orang.
“Kami tidak memaksa. Namun, jika sekolah mau menerima, kami tetap produksi seperti hari biasa,” pungkas Andre. (***)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GUSTIA BENNY