Buka konten ini

LINGGA (BP) – Fasilitas umum di Pemandian Batu Ampar, salah satu ikon wisata di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, kian memprihatinkan. Tempat wisata ini hampir setiap pekan dikunjungi wisatawan lokal maupun dari luar daerah, namun fasilitas pendukungnya seperti rumah pohon, musala, WC umum, dan ruang ganti dalam kondisi rusak parah.
Beberapa bangunan bahkan sudah mulai condong, membuat kenyamanan dan keselamatan pengunjung terancam.
Harpandi, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lingga, mengatakan perbaikan fasilitas umum di tempat wisata ini tidak dianggarkan pada 2025 akibat rasionalisasi anggaran.
“Insya Allah, perbaikan akan dianggarkan kembali pada 2026,” ujarnya, Selasa (23/12).
Harpandi menjelaskan, perbaikan nanti akan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan alokasi anggaran yang tersedia dan tahapan konsultan perencana.
Rendi, wisatawan lokal yang rutin mengunjungi pemandian Batu Ampar setiap akhir pekan, menyayangkan kondisi fasilitas umum yang rusak. Menurutnya, pemasukan dari retribusi seharusnya cukup untuk memperbaiki fasilitas yang ada.
“Selain indahnya pemandangan, fasilitas umum juga menjadi daya tarik bagi wisatawan. Jika fasilitasnya rusak parah, tentu berdampak buruk pada kunjungan,” ungkap Rendi.
Kondisi rusaknya fasilitas umum ini sudah berlangsung bertahun-tahun dan belum ada tindakan tegas dari pemerintah daerah, khususnya Dinas Pariwisata Kabupaten Lingga. (*)
Reporter : VATAWARI
Editor : GUSTIA BENNY