Buka konten ini

BINTAN (BP) – Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjunguban mengerahkan 11 kapal negara untuk pengawasan dan pengamanan angkutan laut selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Pengamanan tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan di Dermaga Pangkalan PLP Tanjunguban, Kamis (18/11), sebelum kapal-kapal diberangkatkan ke wilayah operasi masing-masing.
Kepala Pangkalan PLP Tanjunguban, Sugeng Riyono, mengatakan, 11 kapal disiagakan di sejumlah perairan strategis guna memastikan kelancaran dan keselamatan transportasi laut selama periode Nataru.
Beberapa kapal yang dikerahkan di antaranya KN Kalimasadha yang disiagakan di wilayah KSOP Dumai, serta KN Sarotama yang bertugas di perairan Batam dan Belawan.
“Tidak menutup kemungkinan kapal kami digunakan untuk mengangkut penumpang jika terjadi kelebihan kapasitas, sesuai permintaan pemerintah daerah,” ujar Sugeng.
Selain itu, KN Rantos disiagakan di perairan Batam dan Tanjungbalai Karimun. Sementara kapal kelas IV dan V ditempatkan di sejumlah pelabuhan di Kepulauan Riau, seperti Pelabuhan Kijang, Telagapunggur, dan Tanjunguban.
Untuk mendukung operasi tersebut, Pangkalan PLP Tanjunguban juga mengerahkan 96 personel, terdiri dari 71 personel kapal dan 25 personel tambahan yang berjaga di Pelabuhan Bulang Linggi serta ASDP Tanjunguban.
Sugeng berharap operasi pengamanan angkutan laut yang berlangsung mulai 18 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar. (*)
Reporter : Slamet Nofasusanto
Editor : GUSTIA BENNY