Buka konten ini

BATAM KOTA (BP) – Kondisi Jalan Gurindam, Batam Center, kian memprihatinkan. Ruas jalan di depan kawasan danau empang itu rusak parah, bergelombang, berlubang besar, dan kerap tergenang air, sehingga membahayakan pengguna jalan. Bahkan, warga terpaksa menancapkan pot tanaman kecil di tengah jalan sebagai penanda darurat agar pengendara lebih waspada.
Pantauan Batam Pos di lapangan, lubang besar di tengah badan jalan nyaris tak terlihat karena tertutup genangan air. Sejumlah pengendara sepeda motor tampak zigzag menghindari lubang, sementara beberapa mobil terlihat oleng saat melintas karena berupaya menghindari kerusakan tersebut.
Ma’ruf, pengendara ojek online yang hampir setiap hari melintasi jalur itu, mengungkapkan kerusakan jalan sudah berlangsung lama tanpa perbaikan yang berarti.
“Kalau hujan makin parah karena air menutup lubang. Warga akhirnya inisiatif pasang pohon sama batu supaya orang lebih hati-hati,” ujarnya.
Keluhan senada disampaikan Astrid, pedagang kaki lima yang berjualan tak jauh dari lokasi. Menurutnya, selain rusak parah, kondisi jalan semakin berbahaya karena minimnya penerangan pada malam hari.
“Bukan cuma jalannya rusak, tapi juga gelap. Lampu penerangan minim. Di sini sudah sering terjadi kecelakaan karena pengendara tidak melihat lubang,” katanya.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Bidang Bina Marga Kota Batam, Dohar Hasibuan, menyebut pihaknya sempat melakukan perbaikan sementara. Namun, kondisi tanah dan tingginya intensitas hujan membuat kerusakan kembali terjadi.
“Sudah pernah kami perbaiki sementara, tapi kembali terkelupas dan berlubang. Nanti yang memang sangat perlu akan kami perbaiki lagi,” ujarnya singkat.
Terkait minimnya lampu penerangan jalan (LPJ), Dohar menyatakan akan melakukan pengecekan ulang di sekitar lokasi. “Nanti akan kami pastikan kembali kondisi LPJ-nya,” katanya. (***)
Reporter : M. SYA’BAN
Editor : GALIH ADI SAPUTRO