Wrath of Man yang dirilis pada Mei 2021 adalah film aksi dengan gaya khas Guy Ritchie. Film ini menghadirkan ketegangan yang intens sejak awal hingga akhir.
Jason Statham berperan sebagai H, seorang pria misterius yang bekerja di perusahaan pengangkut uang. Kehadirannya menimbulkan tanda tanya besar bagi rekan-rekannya karena ia terlihat dingin, penuh rahasia, dan memiliki kemampuan tempur luar biasa.
Film ini merupakan adaptasi dari film Prancis berjudul Le Convoyeur atau Cash Truck yang dirilis pada 2004. Guy Ritchie kemudian mengemas ulang cerita dengan nuansa modern dan lebih brutal.
Sejak awal, penonton disuguhkan adegan perampokan truk uang yang berujung tragis. Peristiwa ini menjadi titik balik yang mengungkap motivasi H untuk bergabung dengan perusahaan tersebut.
H ternyata memiliki masa lalu kelam. Putranya terbunuh dalam sebuah perampokan, dan sejak saat itu ia bertekad mencari pelaku sebenarnya. Misi balas dendam inilah yang menjadi inti cerita film.
Ketegangan semakin meningkat ketika H menunjukkan kemampuan menembak dan bertarung yang jauh melampaui rekan-rekannya. Hal ini membuat banyak orang curiga bahwa ia bukan sekadar karyawan biasa.
Selain Jason Statham, film ini juga dibintangi oleh Holt McCallany, Josh Hartnett, Scott Eastwood, dan Jeffrey Donovan. Kehadiran mereka memperkuat dinamika cerita dengan karakter-karakter yang kompleks.
Guy Ritchie menggunakan gaya penceritaan non-linear, di mana alur maju-mundur memperlihatkan potongan-potongan peristiwa yang akhirnya menyatu di akhir film. Teknik ini membuat penonton terus menebak-nebak apa yang sebenarnya terjadi.
Adegan aksi dalam Wrath of Man digarap dengan intensitas tinggi. Pertarungan senjata, baku tembak, hingga perampokan besar-besaran ditampilkan dengan detail yang realistis.
Film ini tidak hanya menonjolkan aksi, tetapi juga drama emosional. Kehilangan anak membuat H menjadi sosok yang dingin, penuh amarah, dan rela melakukan apa saja demi menemukan keadilan.
Salah satu daya tarik film adalah karakter antagonis yang diperankan Scott Eastwood. Ia tampil sebagai pelaku utama perampokan yang menjadi target balas dendam H.
Guy Ritchie berhasil membangun atmosfer gelap dan penuh ketegangan. Setiap adegan terasa menekan, seolah penonton ikut merasakan beban dendam yang dipikul H.
Film ini juga menyinggung sisi moralitas: apakah balas dendam bisa menjadi jalan keluar, atau justru membawa kehancuran lebih besar? Pertanyaan ini menjadi refleksi yang terselip di balik aksi brutal.
Dengan durasi sekitar dua jam, Wrath of Man menyajikan narasi yang padat tanpa banyak jeda. Penonton dibuat terus waspada karena setiap adegan bisa menjadi kunci dari misteri yang belum terjawab.
Secara keseluruhan, Wrath of Man adalah film yang wajib ditonton bagi penggemar aksi-thriller. Jason Statham tampil maksimal, Guy Ritchie menghadirkan gaya khasnya, dan cerita balas dendam ini berhasil meninggalkan kesan mendalam. (*)
Karya : jp group
Editor : Alfian Lumban Gaol