Buka konten ini

LUBUKBAJA (BP) – Seorang pengamen bernama BN ditemukan tewas di emperan toko sekitar Pasar Pujabahari, Lubuk Baja, Selasa (9/12) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Pria berusia 40 tahun itu ditemukan dalam kondisi tergeletak dan tidak lagi bernyawa.
Ipunk, saksi yang juga rekan sesama pengamen, mengatakan bahwa sebelum ditemukan meninggal, BN mengeluh sakit dan mengalami batuk berkepanjangan. Saat tergeletak, korban terlihat mengeluarkan darah dari mulut.
“Kami sama-sama ngamen. Dia batuk-batuk dan keluar darah dari mulutnya,” ujar Ipunk. Menurut Ipunk, BN sudah lama hidup sebatang kara dan kerap tidur di emperan ruko kawasan pasar tersebut. Sehari-hari, mereka mengamen di sekitar Nagoya.
Pantauan Batam Pos, jasad korban sempat ditutupi kardus sebelum polisi tiba. Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja yang menerima laporan kemudian melakukan olah TKP.
Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Iptu Noval Adimas, memastikan bahwa hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh BN.
“Tanda kekerasan nihil. Dugaan sementara korban sakit,” jelasnya.
Noval menambahkan, dugaan itu diperkuat oleh keterangan para saksi yang menyebut BN sudah sebulan terakhir mengalami batuk dan mengeluh sakit di bagian dada.
“Dugaannya TBC. Tapi nantinya pihak medis yang akan menyimpulkan,” tutupnya. (*)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO