Buka konten ini

SEJAK menyerah 0-1 di kandang Liverpool FC pada matchweek ketiga Premier League (31/8), Arsenal melaju tanpa terkalahkan (unbeaten) sampai sekarang. Streak unbeaten Arsenal telah mencapai 18 laga dengan perincian 11 laga di Premier League, dua laga di Piala Liga, dan lima laga di Liga Champions.
Tantangan Arsenal mempertahankan laju positif tersebut hadir di Villa Park, Birmingham, dini hari nanti (7/12). Pemuncak klasemen Premier League dalam sembilan matchweek terakhir itu menghadapi tuan rumah Aston Villa asuhan Unai Emery (siaran langsung Champions TV 5/Vidio pukul 19.30 WIB).
Selalu Menyulitkan
Emery bukan hanya mantan tactician Arsenal (2018–2019) yang selalu punya motivasi ekstra melawan The Gunners – sebutan Arsenal. Pada bulah yang sama (Desember) dua musim lalu (2023–2024), pelatih kelahiran Hondarribia, Spanyol, 54 tahun lalu itu pernah membawa Aston Villa menang 1-0 atas Arsenal di Villa Park.
Secara keseluruhan, termasuk saat menangani Paris Saint-Germain dan Villarreal CF, Emery lebih banyak menang (3 kali) ketimbang kalah (2 kali) dari sembilan pertemuan lawan Arsenal.
”Aku tidak pernah menganggap sentimental (pertemuan lawan Arsenal). Mereka (Arsenal) di puncak klasemen (Premier League) dan Aston Villa di peringkat ketiga. Itu memberi motivasi bagi kami (untuk mengalahkan Arsenal, red),” kata Emery di laman resmi klub.
The Villans juga dalam Laju Positif
Streak unbeaten Arsenal dalam ancaman karena Aston Villa juga dalam laju positif. Klub berjuluk The Villans tersebut mencatat enam kemenangan beruntun dalam semua ajang. Gelandang bertahan Aston Villa Amadou Onana tidak sabar memperpanjang rekor menang klubnya atas Arsenal.
’’Jelas Arsenal favorit juara Premier League musim ini. Tetapi, di rumah sendiri, kami selalu mampu mengatasi perlawanan tim mana pun. Begitu pula dengan Arsenal. Kami tidak takut siapapun,’’ kata pemain timnas Belgia tersebut kepada talkSPORT.
Nomine Pelatih Terbaik November
Pertemuan Aston Villa versus Arsenal dini hari nanti terjadi saat kedua nama pelatih masing-masing klub bersaing dalam perebutan gelar Pelatih Terbaik Premier League November 2025. Emery akan bersaing dengan Mikel Arteta (Arsenal) yang sudah tiga bulan beruntun masuk nomine. Sayangnya, Arteta kalah bersaing dengan Oliver Glasner (Crystal Palace/September 2025) dan Ruben Amorim (Manchester United/Oktober 2025).
’’Ini bisa jadi kesempatan lainku (menyabet gelar, red),’’ kata Arteta dilansir dari BBC.
Rekrut Pemain Kembar
Di sisi lain, Arsenal bergerak cepat membangun skuadnya. Kemarin (5/12), Arsenal merekut pemain kembar, Edwin dan Holger Quintero.
Keduanya baru akan bergabung pada musim panas 2027 atau saat genap berusia 18 tahun. Mereka diboyong dari klub Ekuador Independiente del Vale. Bek tengah Arsenal Piero Hincapie salah satu jebolan klub tersebut. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO