Buka konten ini

ABU DHABI (BP) – Perebutan gelar juara dunia pembalap Formula 1 (F1) tahun ini akan ditentukan di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, akhir pekan nanti (7/12). Tiga pembalap masih memiliki peluang, yakni Lando Norris dan Oscar Piastri (McLaren), serta Max Verstappen (Red Bull Racing).
Di antara ketiganya, Norris punya kans paling besar. Dia mampu menang di Abu Dhabi tahun lalu. Kini, dengan 408 poin di puncak klasemen, dia hanya butuh finis di podium untuk memastikan gelar juara dunia pertamanya.
Meski begitu, bayang-bayang hasil negatif di Qatar dan Las Vegas dua pekan terakhir bisa jadi pengingat bagi Norris. Meski punya mobil tercepat musim ini, tidak menjamin McLaren bisa podium tanpa strategi tim yang sempurna.
Apalagi, pesaing utama, Verstappen punya kenangan manis di Abu Dhabi.
Pada 2021, pembalap 28 tahun itu memastikan gelar juara dunia pertama lewat drama lap terakhir melawan Lewis Hamilton. Diuntungkan dengan kebijakan Race Director Michael Masi yang tiba-tiba mengakhiri safety car di lap terakhir, Verstappen menyalip dan ”mencuri” gelar dari Hamilton kala itu.
Tebar Psywar
Verstappen sekaligus menunjukkan performa impresif menjelang akhir musim. Dia sukses memangkas jarak dari 104 poin di Belanda pada Agustus lalu menjadi hanya 12 poin menjelang Abu Dhabi pekan ini. Juara dunia empat kali F1 itu pun melempar psywar jelang balapan di Qatar pekan lalu.
”Kami masih bisa berjuang di sini karena kegagalan pihak lain. Bukan karena apa yang telah kami lakukan,” kata Verstappen seperti dikutip dari The Athletic. “Betul, kami sangat baik dan memaksimalkan semua balapan. Tetapi, jika kami berada di posisi dominan (seperti McLaren), kejuaraan pasti sudah berakhir sejak lama,” tuturnya.
Team principal Red Bull Laurent Mekies setuju dengan klaim Verstappen. ”Saya yakin ada elemen ketika Anda menjadi pesaing Max atau ada di sisi lain, Anda tahu bahwa dia tidak pernah salah,” kata Mekies dikutip dari Motorsport.
Persiapan Terganggu
Sementara itu, Piastri berada pada posisi paling berat dalam perburuan gelar. Selain tertinggal 16 poin, persiapannya terganggu. Dia harus menyerahkan sesi latihan bebas pertama (FP1) Abu Dhabi hari ini kepada pembalap junior Pato O’Ward.
Laman Speedweek menyebut, Piastri bisa kehilangan ’satu jam penting untuk menyetel mobil’.
Selain itu, tekanan internal juga menguat. Sky Sports melaporkan bahwa McLaren akan kembali membicarakan kemungkinan team order pekan ini.
”Sebelum Abu Dhabi akan ada pembicaraan lebih lanjut dengan Lando dan Oscar. Yang pasti, jika ada pembalap yang siap untuk mengejar gelar juara, kami akan menghormatinya,” kata Kepala Tim McLaren Andrea Stella. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO