Buka konten ini

ANAMBAS (BP) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Anambas menggelar sarapan bersama dengan para wartawan di Tarempa, Rabu (4/12). Kegiatan ini menjadi ruang diskusi antara partai dan jurnalis untuk membahas sejumlah isu yang tengah berkembang di masyarakat.
Dalam forum tersebut, PKS meminta wartawan memaparkan kondisi dan persoalan aktual. Salah satu isu yang kembali mencuat ialah rencana pembangunan Gereja HKBP di Desa Tarempa Selatan. Pembangunan gereja itu masih menuai penolakan sebagian warga, meskipun negara menjamin hak seluruh umat beragama untuk beribadah serta memperoleh fasilitas rumah ibadah.
Ketua PKS Anambas, Marjohan, menegaskan bahwa PKS mendukung kenyamanan beribadah bagi seluruh umat beragama, termasuk pembangunan rumah ibadah yang telah memenuhi ketentuan peraturan.
“Harus sesuai persyaratan, yakni 90 KTP jemaat dan 60 KTP dukungan warga sekitar lokasi pembangunan,” ujar Marjohan.
Ia menambahkan, masyarakat Anambas sejak lama dikenal hidup rukun dan saling menghargai perbedaan. Menurut dia, toleransi antarumat beragama sudah menjadi bagian dari identitas sosial masyarakat setempat. Karena itu, dialog terbuka dinilai penting agar isu serupa tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Meski demikian, Marjohan belum dapat memastikan apakah persoalan ini akan dibawa ke DPRD Anambas melalui mekanisme rapat dengar pendapat (RDP). “Kalau urusan itu baiknya di Kementerian Agama. Belum ada arah ke RDP,” katanya.
Selain isu rumah ibadah, pertemuan juga menyoroti belum adanya dasar penetapan tarif angkutan darat dan laut di Anambas, yang kerap menimbulkan keluhan masyarakat.
Para wartawan turut menyampaikan saran agar PKS mendorong penataan anggaran publikasi baik di lingkup Pemkab Anambas maupun Sekretariat DPRD, sehingga anggaran tersebut dapat dikelola lebih transparan dan profesional.
Menanggapi itu, Marjohan menyatakan PKS siap memperhatikan aspirasi yang masuk dan menyuarakannya pada momentum politik yang tepat. Ia menegaskan bahwa jurnalis memiliki peran penting sebagai penyambung informasi publik.
“Kami PKS akan selalu berada di tengah masyarakat. Kami ingin berkolaborasi dengan media karena media yang tahu isu-isu di lapangan,” pungkasnya. (*)
Reporter : IHSAN IMADUDDIN
Editor : GUSTIA BENNY