Buka konten ini
TANJUNGPINANG (BP) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri mengaku angkat tangan menyikapi nasib ratusan guru honorer SMA/SMK negeri di Provinsi Kepri. Sebanyak 291 guru honorer dan 239 tenaga tata usaha terpaksa dirumahkan karena belum ada kejelasan mekanisme penggajian Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) non-ASN pada 2026.
Selama ini, gaji para PTK non-ASN ditopang dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan bantuan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kepri. Namun aturan penggunaan dana BOS tahun depan masih belum jelas, membuat Disdik Kepri tak dapat menjamin keberlanjutan pembayaran honor.
“Total ada 530 PTK non-ASN yang dirumahkan. Sebagian guru dan sebagian lagi tenaga kependidikan,” kata Sekretaris Disdik Kepri, Supardi, Kamis (4/12).
Supardi enggan memaparkan lebih jauh opsi penyelamatan bagi para guru dan tenaga pendidikan yang selama ini menjadi tulang punggung pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik di SMA/SMK negeri.
Kepala Disdik Kepri, Andi Agung, sebelumnya mengatakan bahwa perumahan massal ini terjadi karena belum adanya kejelasan aturan penggunaan dana BOS untuk 2026. Solusi sementara, kata dia, adalah menyerahkan keputusan kepada komite sekolah atau meminta para honorer mencari pekerjaan lain sambil menunggu pembukaan formasi CPNS.
“Mau tidak mau kami serahkan ke komite atau mencari pekerjaan lain sambil menunggu formasi CPNS baru,” ujarnya.
Wakil Ketua II Baznas Kepri, Pauzi, membenarkan bahwa guru honorer SMA/SMK di Kepri selama ini mendapatkan bantuan gaji dari Baznas. Namun ia belum dapat memastikan apakah bantuan serupa bisa diberikan kembali pada 2026. Semua bergantung pada capaian zakat dan sedekah yang dihimpun.
“Jika tercapai, kemungkinan besar kita bantu lagi,” katanya.
Pauzi menambahkan, guru honorer termasuk golongan yang berhak menerima bantuan karena tidak memiliki pendapatan tetap dan berpotensi masuk kategori miskin.
“Guru ini memang boleh dibantu Baznas karena mereka masuk dalam asnaf miskin dan fisabilillah,” pungkasnya. (***)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GUSTIA BENNY