Buka konten ini

TAHUN 2026 membawa semangat baru: dari kemewahan yang mencolok menuju kenyamanan yang ramah lingkungan. Pandemi meninggalkan warisan besar—rumah kini menjadi pusat kehidupan, pusat pemulihan, sekaligus benteng kesehatan keluarga. Karena itu desain hunian 2026 fokus pada kesehatan penghuni, efisiensi energi, dan fleksibilitas ruang.
10 Tren Desain Rumah 2026 yang Wajib Anda Tahu
1. Biophilic Design 2.0
Bukan lagi sekadar pot tanaman di pojok ruangan. Konsep biofilik naik kelas: vertical garden, dinding yang “bernapas”, kolam air indoor untuk mengatur kelembapan, hingga ventilasi silang yang optimal. Garis batas indoor–outdoor sengaja dibuat kabur agar penghuni merasa selalu dekat dengan alam.
2. The Invisible Smart Home
Teknologi hadir tanpa pamer. Sensor, panel surya, dan sistem keamanan tersembunyi rapi di balik dinding. Kaca jendela otomatis meredup saat siang terik; lantai piezoelectric memanen energi dari langkah kaki. Rumah pintar, tapi tidak berisik secara visual.
3. Kembalinya Kurva dan Bentuk Organik
Sudut-sudut tajam mulai ditinggalkan. Fasad melengkung, pintu bergaya arch, hingga sofa membulat memberi rasa lebih ramah dan menenangkan. Arsitektur bergerak lebih lembut.
4. Palet Warna Warm Earthy
Putih steril dan abu-abu dingin mundur. Warna tanah seperti terracotta, olive, warm beige, dan creamy white naik pamor. Suasananya lebih hangat, menenangkan, dan terasa membumi.
5. Ruang Fleksibel
Tak ada batas fungsi yang kaku. Ruang tamu jadi kantor, ruang makan berubah jadi ruang belajar. Kuncinya: partisi geser dan furnitur modular. Setiap meter persegi harus punya nilai ganda.
6. Material Berkelanjutan
Kesadaran lingkungan makin matang. Bambu olahan, kayu bersertifikat FSC, bata dari limbah plastik, dan cat bebas VOC jadi pilihan utama. Bangunan hijau terbukti lebih hemat energi dan lebih sehat untuk penghuninya.
7. Pencahayaan Sirkadian
Sistem lampu mengikuti ritme biologis manusia. Pagi terang untuk fokus, sore berubah hangat untuk memicu relaksasi. Inilah definisi baru kemewahan: tidur lebih nyenyak.
8. Dapur sebagai Social Hub
Dapur kini jadi titik kumpul keluarga dan tamu. Kitchen island besar, kursi bar nyaman, dan peralatan masak tersembunyi membuat dapur terasa seperti ruang tamu kedua. Estetik sekaligus fungsional.
9. Kamar Mandi Bergaya Spa
Bathroom bukan lagi ruang utilitas, tapi ruang pemulihan. Freestanding bathtub, rain shower, dan material batu alam menciptakan suasana seperti spa hotel bintang lima.
10. Outdoor Living Room
Teras dan balkon diperlakukan serius: sofa tahan cuaca, dapur luar, hingga mini cinema. Ruang luar menjadi perpanjangan ruang keluarga, sekaligus kebutuhan akan udara segar. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO