Buka konten ini
BATAM (BP) – Penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kota Batam masih menghadapi kendala, dengan tingkat adopsi baru mencapai 5–7 persen dari total warga. Meski pemerintah daerah mendorong percepatan digitalisasi layanan administrasi kependudukan, angka rendah ini menunjukkan perlunya sosialisasi lebih masif.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Batam, Sri Miranthy Adisthy, mengatakan, rendahnya tingkat adopsi menjadi bukti bahwa warga perlu lebih memahami manfaat dan keamanan penggunaan identitas digital.
“Jumlah pastinya sedang didata, tapi persentasenya masih 5 sampai 7 persen,” ujarnya, Kamis (27/11).
Adisthy menekankan bahwa peralihan dari e-KTP ke IKD merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas layanan publik. Ia menyebut perubahan ini sebagai proses “naik kelas” menuju ekosistem digital yang lebih aman dan efisien. “Kita tadinya ada e-KTP, sekarang kita akan naik kelas ke IKD,” tambahnya.
Salah satu keunggulan IKD adalah mempermudah mobilitas warga. Masyarakat tidak perlu lagi khawatir lupa membawa KTP fisik ketika melakukan layanan administrasi maupun transaksi publik lainnya.
Selain itu, penyimpanan identitas dalam bentuk digital memberikan proteksi lebih baik terhadap kerahasiaan data pribadi, meminimalkan risiko penyalahgunaan informasi kependudukan.
Meski begitu, implementasi IKD di lapangan masih membutuhkan waktu. Disdukcapil Batam menunggu aturan teknis dari Kementerian Dalam Negeri serta pembahasan Pansus Perda yang akan menjadi dasar operasional penuh sistem ini. Kondisi tersebut membuat ekosistem layanan IKD belum berjalan sepenuhnya optimal.
Adisthy memastikan instansinya tetap berkomitmen mempermudah warga selama proses transisi. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak ragu beralih ke sistem digital karena keamanan data lebih terjaga dan sistem dirancang adaptif dengan kebutuhan zaman.
“Kami mengimbau seluruh warga Batam, ayo sama-sama. Sekarang sudah zaman digital, keamanannya juga lebih terjaga. Mohon dukungan dan atensinya,” ujarnya.
Sebagai pejabat baru, Adisthy juga menekankan pesan pimpinan daerah agar layanan administrasi kependudukan di Batam bergerak cepat dan responsif, selaras dengan kebutuhan masyarakat modern. (***)
Reporter : ARJUNA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO